Formual 1: Luncurkan Tim, Ferrari Yakin Sudah Atasi Masalah Utama Mobil Mereka

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Ferrari Carlos Sainz danCharles Leclerc  (Scuderia Ferrari Press Office/Handout via REUTERS)

    Pembalap Ferrari Carlos Sainz danCharles Leclerc (Scuderia Ferrari Press Office/Handout via REUTERS)

    TEMPO.CO, JakartaFerrari  meluncurkan tim Formula 1 untuk 2021, Jumat. Mereka menyatakan percaya diri bahwa mobil baru mereka yang dinamai SF21 dan akan dikenalkan kepada publik bulan depan bakal lebih baik ketimbang pendahulunya yang tampil jeblok musim lalu.

    Kepala tim Ferrari Mattia Binotto dalam sesi jumpa pers virtual dari museum Ferrari di Maranello mengungkapkan bahwa data yang diperlihatkan mobil baru mereka tampak menjanjikan.

    "Tahun lalu masalah utama adalah kecepatan di lintasan lurus, baik kekuatan dan drag," kata Binotto dalam presentasinya seperti dikutip Reuters.

    "Kami telah bekerja keras di power unit dan aerodinamika mobil untuk mengurangi drag."

    "Berdasarkan simulasi kami hari ini, dari apa yang kami lihat dari output tenaga dari dyno dan drag dari mobil di terowongan angin, saya rasa kami mendapat kecepatan yang cukup banyak di lintasan lurus."

    "Jadi saya harap kecepatan tidak akan menjadi masalah... kami ingin kompetitif tapi kami hanya akan tahu itu ketika di Bahrain. Kami yakin mobil kami sangat lebih efisien dibanding apa yang kami miliki tahun lalu."

    SF21 akan diluncurkan pada 10 Maret nanti, sebelum musim kompetisi dimulai di Bahrain pada 28 Maret dan tes pramusim selam tiga hari di sana.

    Tahun lalu Ferrari finis peringkat enam klasemen konstruktor, peringkat terburuk mereka sejak 1980 ketika tim asal Italia itu finis di posisi 10, dan gagal memenangi balapan satu pun.

    Sedangkan Mercedes meneruskan dominasinya di era mesin hybrid turbo V6 dengan merebut kedua titel pembalap dan konstruktor untuk ketujuh kalinya secara beruntun dan Lewis Hamilton, yang musim lalu memenangi 13 dari 17 balapan, akan mengejar rekor delapan titel juara dunia pada tahun ini.

    Ferrari mengakhiri kemitraan mereka dengan juara dunia empat kali Sebastian Vettel dan memilih memboyong pembalap Spanyol Carlos Sainz (26) dari McLaren untuk menjadi tandem Charles Leclerc (23) asal Monaco tahun ini, yang menjadikan duet itu sebagai pasangan pembalap termuda Ferrari sejak 1986.

    Akan tetapi, Sainz mengaku segala optimisme Ferrari itu akan terjawab ketika mereka tiba di Bahrain bulan depan.

    Baca Juga: 3 Berita Terkini Tinju Dunia, Termasuk Soal Mike Tyson

    "Ada tanda-tanda yang membesarkan harapan, sejumlah data yang meyakinkan keluar," kata Sainz, yang bicara dengan bahasa Italia dengan fasih.

    "Pada saat yang sama, kami tidak tahu apa yang (tim) lain lakukan. Ini pertanyaan yang sama setiap musim dingin. Kalian mungkin membuat kemajuan tapi kalian tidak tahu apakah yang lain lebih maju atau tidak."

    Selanjutnya: Incar Kebangkitan di 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.