Daftar Sementara Atlet yang Meraih 13 Tiket ke Olimpiade Tokyo 2021

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lalu Muhammad Zohri. Antara

    Lalu Muhammad Zohri. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia hingga saat ini telah mengamankan 13 tiket berlaga di Olimpiade Tokyo 2021 yang akan berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.

    Pesta olahraga dunia itu semula dijadwalkan tahun lalu. Namun, penyelenggaraannya diundur setahun karena adanya pandemi Covid-19. Keputusan itu diambil oleh Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) dan Pemerintah Jepang.

    Tiket Olimpiade yang diraih oleh atlet Indonesia berasal dari angkat besi, menembak, panahan, dan atletik. Sejumlah cabang olahraga lain masih berupaya mendapatkan kuota tiket dari berbagai jalur, salah satunya mengikuti pertandingan kualifikasi Olimpiade.

    Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali sebelumnya menargetkan kontingen Indonesia di Olimpiade harus lebih banyak dari Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Saat itu, hanya 28 atlet yang bisa diberangkatkan. Mereka berasal dari bulu tangkis, angkat besi, panahan, atletik, dayung, renang, dan balap sepeda.

    Baca Juga: Jadi Wakil Olimpiade Tokyo, Perbakin Punya Cara Khusus Gembleng Vidya Rafika

    Kini, masih ada 74 atlet Indonesia yang berpeluang mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2021. Namun, balap sepeda berpotensi tidak mengirimkan wakil karena kesulitan mendapatkan izin perjalanan mengikuti kualifikasi yang bakal berlangsung di Jerman dan Kolumbia pada Mei hingga Juni mendatang

    Berikut data atlet Indonesia yang sudah lolos ke Olimpiade Tokyo 2021.

    1. Lalu Muhammad Zohri (Atletik)

    Sprinter putra Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, lolos limit kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 setelah membukukan 10,03 detik.

    Catatan waktu itu ditorehkan Zohri pada final nomor 100 meter di Seiko GP, Osaka, 13-20 Mei 2019.

    Zohri finis ketiga dalam lomba lari nomor 100 meter putra di Seiko Golden Grand Prix 2019 yang digelar di Yanmar Stadium Nagai Osaka, Jepang.

    Pelari yang finis di urutan pertama adalah sprinter asal Amerika Serikat, Justin Gatlin, dengan catatan waktu 10,00 detik.

    Urutan kedua ditempati Yoshihide Kiryu (Jepang) dengan catatan waktu 10,01 detik.

    2. Eko Yuli Irawan ( Angkat Besi)

    Lifter putra Indonesia, Eko Yuli Irawan, menjadi salah satu atlet angkat besi yang lolos ke Olimpiade Tokyo 2021.

    Eko sebelumnya telah tampil di Olimpiade Beijing 2008, Olimpiade London 2012, dan Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Dua penampilannya di ajang tersebut, dia menyabet medali perunggu. Terakhir, ia mendapatkan perak.

    Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan mengangkat beban dalam Angkat Besi 61Kg Putra kategori Snatch SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin 2 Desember 2019. Eko Yuli Irawan berhasil mengangkat total beban 309Kg sehingga meraih medali emas. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

    3. Windy Cantika Aisah (Angkat Besi)

    Lifter putri Indonesia, Windy Cantika Aisah, lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 seusai menempati posisi ke-6 di kelas 49 kg.

    Windy berhak lolos ke Olimpiade 2021 karena termasuk dalam daftar delapan besar yang berhak mendapat tiket ke ajang tersebut.

    Windy juga mendapatkan medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia junior clean and jerk serta snatch pada kelas 49 kg putri di SEA Games 2019.

    Itu merupakan penampilan pertama Windy di SEA Games. Ia
    memastikan raihan emas bagi Indonesia dengan snatch 86 kg, clean and jerk 104 kg, dan total angkatan 190 kg.

    Atlet angkat besi Indonesia Windy Cantika Aisah mengangkat beban dalam pertandingan Angkat Besi 49Kg Wanita kategori Clean And Jerk SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Senin, 2 Desember 2019. ANTARA

    Indonesia masih punya peluang untuk meloloskan empat lifter lagi, yakni Denny (kelas 67kg putra) peringkat ke-12 dunia, Rahmat Erwin Abdullah (73 kg) peringkat ke-16 dunia, Nurul Akmal (kelas +87kg) peringkat ke-12 dunia, dan Triyatno (kelas 73 kg) peringkat ke-17 dunia.

    4. Vidya Rafika (Menembak)

    Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba mulai mencuri perhatian setelah meraih dua medali emas pada SEA Games 2019 di Filipina.

    Vidya pernah tampil di South East Asian Shooting (SEASA) Championship 2016 di Vietnam dan berhasil meraih medali perak. Raihannya ini memastikan Vidya lolos ke Olimpiade Tokyo 2020.

    Perempuan kelahiran 27 Mei 2001 itu selanjutnya akan mengikuti Kejuaraan Menembak Asia di Jakarta, April 2020, Kejuaraan Menembak World Cup 2020, dan test event Olimpiade Tokyo pada April 2020.

    Vidya Rafika bakal menjadi satunya atlet menembak Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo. Perbakin telah memutuskan tidak lagi mengirimkan atlet untuk mengikuti kualifikasi olimpiade.

    Petembak Vidya Rafika Rahmatan berlatih dalam Pelatnas cabang menembak di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Jumat 12 Juni 2020. Meski telah memastikan tiket dalam Olimpiade Tokyo melalui petembak Vidya, Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (PB Perbakin) tetap menjalankan Pelatnas selama pandemi COVID-19 dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mengejar target menambah perwakilan Indonesia dalam Olimpiade. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    5. Dua Tiket dari Cabang Olahraga Panahan

    Kedua tiket ini sejatinya diperuntukan bagi Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa. Pemanah putra Indonesia, Riau Ega Agatha, meraih tiket Olimpiade 2020 Tokyo setelah mempersembahkan medali perunggu pada Asian Games 2018. Sedangkan, Diananda dipastikan akan meraih tiket olimpiade setelah mendapatkan medali perak pada Asian Games 2018.

    Namun, atlet yang akan tampil di ajang tersebut bukan mereka. Keduanya telah dicoret dari Pelatnas Panahan dampak dari kisruh kepengurusan. Sebagai penggantinya, Perpani akan menentukan atlet lain sebagai pengganti. Tetapi, hingga saat ini, mereka belum menentukan atlet yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo nanti.

    6. Tujuh Tiket dari Cabang Olahraga Bulu Tangkis

    Tujuh wakil Indonesia sudah dipastikan masuk zona aman untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Selain itu, ada satu tempat yang belum dipastikan serta dua wakil masih berada zona cadangan.

    Penghitungan poin untuk kualifikasi dari cabang bulu tangkis akan dimulai di turnamen Swiss Open (2-7 Maret) dan diakhiri di Singapore Open (1-6 Juni). Turnamen tersebut akan menentukan siapa saja pebulu tangkis di seluruh dunia yang pasti mentas di Tokyo 2021 (Race to the Olympics).

    Zona Aman

    1. Marcus Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo
    2. Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
    3. Anthony Sinisuka Ginting
    4. Jonatan Christie
    5. Gregoria Mariska Tunjung
    6. Greysia Polii/Apriyani Rahayu
    7. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti

    Zona belum aman

    1. Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja

    Zona cadangan
    1. Shesar Hiren Rhustavito
    2. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto

    Jumlah atlet yang diberangkatkan ke Olimpiade Tokyo 2021 ini masih bisa bertambah karena kualifikasi masih dibuka sampai Juni mendatang.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.