IMI Ingin Bawa Balapan Ketahanan Asian Le Mans ke Indonesia.

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sean Gelael dan Tom Blomqvist (JOTA) tampil sebagai juara pertama seri ketiga Asian Le Mans Series di Abu Dhabi, Jumat, 19 Februari 2021. (Tim Jagonya Ayam)

    Sean Gelael dan Tom Blomqvist (JOTA) tampil sebagai juara pertama seri ketiga Asian Le Mans Series di Abu Dhabi, Jumat, 19 Februari 2021. (Tim Jagonya Ayam)

    TEMPO.CO, JakartaPengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) ingin membawa balapan ketahanan Asian Le Mans ke Indonesia. Usaha itu akan ditempuh menyusul kesuksesan pebalap Sean Gelael pada Asian Le Mans 2021 di Dubai dan Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

    "Kita tidak hanya berharap, tapi kita ingin mendatangkan banyak kejuaraan internasional termasuk Asian Le Mans ke Indonesia," kata Ketua Umum PP IMI Bambang Soesatyo di sela penyambutan Sean Gelael di Jakarta, Sabtu.

    Bambang baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Umum PP IMI oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. Sederet program telah disiapkan dan dalam kepengurusannya dengan menggandeng banyak pesohor termasuk Raffi Ahmad dan Atta Halilintar.

    Khusus keberhasilan Sean Gelael bersama tim JOTA Sport yang didukung Pertamina dan BNI itu, Ketua MPR itu menegaskan apresiasinya, apalagi Indonesia saat ini sangat haus prestasi terutama dari cabang otomotif.

    "Prestasi ini sangat membanggakan. Semoga ke depan prestasi di kancah internasional terus bermunculan dan makin sering lagu Indonesia Raya dikumandangkan," kata Bambang.

    Dia berpesan kepada Sean Gelael agar terus meningkatkan prestasi karena peluang meraihnya cukup terbuka. Dukungan dari orang tua dan pihak lain diharapkan menjadi pemacu semangat.

    "Terus tingkatkan levelnya. Persaingan jelas akan lebih ketat. Tapi peluang untuk meraih prestasi terbaik pasti ada," kata politisi Partai Golkar itu.

    Meski Asian Le Mans masuk bidikan, PP IMI di bawah pimpinannya telah menyiapkan program yang terjadwal baik level nasional maupun internasional. MX GP akan menjadi agenda internasional pertama yang bakal digelar. Berikutnya berharap pada Motogp Mandalika.

    Sean Gelael mengaku tersanjung dengan apresiasi yang diberikan Ketua Umum PP IMI. Menurut dia, perhatian ini akan dijadikan motivasi guna menghadapi balapan selanjutnya yang telah terprogram tahun ini.

    "Untuk mencapai hasil terbaik butuh proses. Khusus untuk Asian Le Mans, saya memang harus bekerja keras. Apalagi jarak balapan yang satu dengan yang lain saling berdekatan. Hasil yang cukup bagus," kata Sean Gelael.

    Asian Le Mans 2021 terdiri dari dua seri di Dubai dan dua seri di Abu Dhabi. Pada seri pertama, Sean Gelael turun bersama pembalap Belgia Stoffel Vamdoorme dan harus puas pada posisi dua. Untuk seri dua di tempat yang sama harus puas berada pada posisi enam.

    Saat turun dalam seri tiga di Abu Dhabi bersama pembalap asal Inggris Tom Blomqvist, tim JOTA Sport mampu membuat kejutan dengan menjuarainya. Begitu juga dalam seri empat. Pasangan Sean/Tom kembali sukses menjadi yang terbaik meski harus menjalani perlombaan yang ketat.

    Baca: Jadwal Porliga 2021 Akan Digelar Juni, Ada 2 Syarat

    "Hampir setiap balapan saya turun tiga jam. Bukan waktu yang pendek. Apalagi jarak antar balapan juga dekat. Tapi saya bersyukur bisa memberikan yang terbaik," pungkas Sean Gelael yang berusia 24 tahun itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.