Terganjal Status Warga Negara Asing, Shin Tae-yong Belum Bisa Divaksin

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (pssi.org)

    Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (pssi.org)

    TEMPO.CO, JakartaPelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong menanggapi santai kondisinya yang belum divaksin COVID-19 karena terganjal regulasi vaksinasi untuk warga negara asing.

    "Tidak masalah," kata Shin di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam.

    Pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan tidak khawatir karena merasa dikelilingi orang-orang yang sudah divaksin.

    Shin berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang disuntik vaksin COVID-19.

    "Semoga lebih banyak lagi orang Indonesia yang mendapatkan vaksin," kata pelatih timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 itu.

    Tak seperti pemain dan ofisial lain, Shin Tae-yong dan staf pelatih timnas asal Korea Selatan yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) persiapan SEA Games 2021 di Jakarta, tidak ambil bagian dalam vaksinasi COVID-19 untuk para atlet serta pendukung.

    "Soal vaksin untuk WNA belum diatur secara khusus. Nanti menyusul. Ini informasi dari Kementerian Kesehatan," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto beberapa waktu lalu.

    Shin Tae-yong sendiri mengaku belum memikirkan rencana apakah dia akan divaksin atau tidak, entah itu di Indonesia atau di negara asalnya.

    "Saya belum memikirkannya. Kalau pun saya kembali ke Korea, belum tentu juga saya divaksin," tutur dia.

    Pemerintah memvaksinasi sekitar 800 atlet termasuk pesepak bola, pelatih dan tenaga pendukung Jumat pekan lalu. Itu menjadi langkah awal untuk vaksinasi 12.000 atlet dan ofisial sepanjang 2021.

    Soal vaksinasi para pemainnya di Timnas U-22, Shin Tae-yong senang hal itu sudah dilakukan karena dapat memotivasi untuk performa terbaik saat berlatih dan bertanding.

    Baca Juga: Jadwal Timnas U-22 Hari Ini: Lawan Tira Persikabo, Live di Indosiar
    "Itu hal positif dan sangat penting demi menjaga kesehatan agar bisa bermain lebih bagus lagi," kata Shin Tae-yong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Tips Agar Lebih Mudah Bangun Sahur Selama Ramadan

    Salah satu tantangan selama puasa Ramadan adalah bangun dini hari untuk makan sahur.