Berita Voli: PP PBVSI Dukung Putusan Aprilia Manganang Berubah Status Jadi Pria

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aprilia Manganang merupakan mantan atlet voli putri Indonesia yang namanya menjadi sorotan publik saat tampil di Asian Games 2018. Kerap bergaya tomboy bahkan membuat Aprilia kala itu sempat diduga merupakan pria. Youtube; Instagram/@manganang92

    Aprilia Manganang merupakan mantan atlet voli putri Indonesia yang namanya menjadi sorotan publik saat tampil di Asian Games 2018. Kerap bergaya tomboy bahkan membuat Aprilia kala itu sempat diduga merupakan pria. Youtube; Instagram/@manganang92

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) mengatakan mendukung penuh keputusan yang diambil Aprilia Manganang mengenai perubahan statusnya dari putri ke putra atau pria.

    Ketua Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI, Hanny S Surkatty, mengatakan baru mengetahui perubahan status kelamin Aprilia setelah mendengar pernyataan yang disampaikan Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa.

    "Kita mendukung penuh keputusan yang diambil April yang difasilitasi oleh KSAD Jenderal Andika Perkasa mengenai perubahan dari putri ke putra, itu kan memang hak pribadi dari Aprilia Manganang sendiri," ujar Hanny, dalam konferensi pers virtual, Kamis.

    Hanny mengatakan penempatan Aprilia pada tim nasional putri, sebelum dia mengundurkan diri dari voli pada 2020, adalah berdasarkan dokumen-dokumen negara, berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga dan Paspor.

    Baca Juga: 5 Fakta Menarik Soal Aprilia Mangangang

    Saat mengikuti SEA Games 2015 di Singapura, ketika tim voli putri mendapat protes dari Filipina, Hanny mengatakan pemeriksaan keabsahan dilakukan oleh komite medical SEA Games untuk menentukan apakah Aprilia bertanding atau tidak.

    Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memperkenalkan Serda Aprilia Manganang via videotron di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes AD), Jakarta, Selasa, 9 Maret 2021. Aprilia Manganang diperkenalkan kembali dengan jenis kelamin laki-laki usai melakukan corrective surgery oleh tim dokter TNI AD. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Hanny, didapatkan hasil bahwa Aprilia dapat bermain sebagai putri.

    "Jadi, berdasarkan hal-hal tersebut di atas kami yakin bahwa April itu putri. Dan, seluruh pemain tim-tim dari negara lain menerima hasil tersebut, sehingga April bisa bermain di SEA Games di Singapura," kata Hanny.

    Menurut Hanny, hingga saat ini belum ada protes dari negara yang bertanding dalam SEA Games. Hanny juga mengatakan belum ada komunikasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengenai hal ini.

    "Karena ini juga kita baru dengar beberapa hari, dan tidak ada dari negara lain protes juga tidak ada. Dan untuk antisipasi, kita dalam posisi menunggu sekarang, jadi apabila nanti ada protes, baru kita nanti akan berbicara dengan KOI dan panitia dari Badan Asia untuk olahraga," kata Hanny.

    Lebih lanjut, Hanny mengatakan PP PBVSI akan memantau perkembangan mengenai hal ini.

    "Karena ini kan faktor yang baru pertama kali terjadi, jadi mungkin seluruh negara yang lain juga akan mempelajari dahulu karena ini tidak ada faktor kesengajaan, beda kalau ada memang disembunyikan bahwa dia sebenarnya laki, terus dibuat seolah-olah perempuan," ujar Hanny.

    "Jadi, kita tidak mau mengandai-andai, kita lihat perkembangannya bagaimana, mudah-mudahan semua mengerti hal ini, kasus ini sampai di sini saja," kata pria yang juga Direktur Proliga itu.

    Baca Juga: Begini Kata Menpora Soal Kasus Aprilia Mangangang

    Untuk berita terkini soal voli dan Aprilia Manganang terus ikuti di laman Sport Tempo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.