Hari Ini Duel Catur Irene Kharisma vs Dewa Kipas, Simak Prediksi IM Anjas Novita

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dadang Subur atau Dewa Kipas saat menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier bersama putranya, Ali Akbar. Foto: Youtube

    Dadang Subur atau Dewa Kipas saat menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier bersama putranya, Ali Akbar. Foto: Youtube

    TEMPO.CO, Jakarta - Duel catur antara Grandmaster Wanita (WGM) Irene Kharisma Sukandar dan Dewa Kipas, yang menyedot perhatian karena kasusnya di Chess.com, akan berlangsung Senin ini, 22 Maret 2021. Pertandingan akan berlangsung mulai 15.00 WIB dengan disiarkan live di akun podcast Deddy Corbuzier di Youtube.

    Pecatur nasional bergelar International Master, Anjas Novita, mengunggulkan Irene Kharisma dalam pertandingan melawan Dewa Kipas (Dadang Subur). Peraih medali emas PON 2008 yakin Irene Kharisma Sukandar bisa memenangi pertarungan karena memiliki pengalaman sebagai pecatur profesional.

    "Prediksi pertandingan sebagai sesama pecatur profesional, saya mengunggulkan Irene," tutur Anjas kepada Tempo, Ahad, 21 Maret 2021.

    Anjas antusias menanti duel Irene versus Dewa Kipas. Sebelumnya, ia dan Grand Master Susanto Megantoro juga sempat menantang Dewa Kipas, tapi ditolak.

    Irene Kharisma Sukandar. (instagram/@irene_sukandar)

    Baca Juga: Sekilas Tentang Chess.com, yang Menyertai Kehebohan Dewa Kipas 

    Anjas berharap publik awam akan lebih mengerti catur setelah duel ini. "Semoga momen ini bisa memberikan wawasan kepada publik terutama yang belum mengerti tentang catur, apa itu catur offline dan catur online," jelas Anjas.

    Ia menyebutkan pertandingan persahabatan ini menjadi ajang pembuktian mengenai pendapat masing-masing. Apalagi selama ini, kata Anjas, publik terbelah ke dalam dua kubu terkait kemampuan Dewa Kipas akibat polemik penutupan akun di Chess.com.

    "Mudah-mudahan suasana pertandingan persahabatannya tetap berpegangan pada prinsip moto catur 'GENS UNA SUMUS' (Kita Adalah Satu Keluarga), sehingga apa pun hasil pertandingannya kita tetap satu keluarga," ucap dia.

    Sebelumnya, Woman Grand Master Irene Kharisma Sukandar akhirnya menyanggupi tantangan Deddy Corbuzier untuk bertanding melawan Dadang Subur, pemilik akun Dewa Kipas di Chess.com. Kesediaan Irene ini diungkapkan Deddy dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Kamis, 18 Maret 2021.

    "Irene baru saja mengontak manajemen saya, kaget tiba-tiba berita besar. Jadi menurut beliau, pada saat ditolak itu dari manajernya karena manajernya lagi berkomunikasi dari perwakilan Kemenpora dan Percasi, belum dapat izin bertanding pada saat tadi ketika menolak, karena sudah ada tantangan terbuka ke Dewa Kipas dari perwakilan Kemenpora yang lain, jadi harus menunggu," katanya.

    Baca Juga: Dewa Kipas Main Catur dengan Curi-curi Waktu dari Istri

    Ia memastikan, Irene akhirnya sudah mendapatkan izin dari Kemenpora dan bersedia hadir untuk bertanding persahabatan di podcast Deddy Corbuzier melawan Dewa Kipas yang akan disiarkan secara langsung pada Senin, 22 Maret 2021. "Alasannya menolak bukan karena takut, tapi manajernya belum dapat jawaban dari instansi karena beliau kan atlet," kata dia.

    Deddy menjamin pertandingan akan berlangsung menarik. "Konsepnya pertandingan persahabatan, kita lihat saja siapa yang menang dan kalah. Nama catur akan terangkat kembali di mata masyarakat Indonesia," ucapnya.

    Baca Juga: Irene Kharisma Berharap Duel vs Dewa Kipas Bisa Akhiri Polemik

    Untuk pertandingan Irene Kharisma Sukandar melawan Dewa Kipas ini, Deddy Corbuzier menyiapkan hadiah sebesar Rp 300 juta.

    Dewa Kipas melambung namanya setelah akunnya diblokir Chess.com. Ia dianggap melakukan kecurangan saat mengalahkan GothamChess dalam pertarungan online awal bulan ini. Pemblokiran itu sempat memicu protes dari netizen. Irene Kharisma Sukandar termasuk yang yakin (ia menyebut 95 persen) bahwa Dewa Kipas telah melakukan kecurangan dalam pertarungan itu, juga dalam sejumlah aksinya di Chess.com sebelumnya.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.