Moto2, Pertamina Mandalika SAG Team Kembali Raih Poin di Losail

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Bo Bendsneyder dari Pertamina Mandalika SAG Team. Instagram/@bobendsneyder

    Pembalap Bo Bendsneyder dari Pertamina Mandalika SAG Team. Instagram/@bobendsneyder

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertamina Mandalika SAG Team kembali berhasil meraih poin pada seri Moto2 Doha di Sirkuit Losail, Qatar. Tambahan empat poin tersebut didapatkan setelah pembalap asal Belanda Bo Bensneyder finis di posisi ke-12 pada balapan yang berlangsung Ahad malam 4 April 2021.

    Bensneyder yang pada seri Moto2 Qatar di sirkuit yang sama pekan lalu menempati posisi ke-9 gagal memperbaiki perolehannya pada balapan kali ini. Meskipun demikian, dia sukses naik tiga peringkat dari posisi start.

    Pembalap tim Pertamina Mandalika SAG lainnya, Thomas Luthi, yang pekan lalu menempati posisi ke-15 kali ini tak memperoleh poin. Pembalap asal Swiss tersebut harus berhenti balapan pada putaran ke delapan setelah mengalami masalah dengan motornya.

    Balapan Moto2 Doha kembali didominasi oleh Pembalap tim Elf Marc VDS Racing, Sam Lowes. Akan tetapi Lowes tidak menang mudah pada balapan kali ini. Dia harus menahan tekanan dari pembalap tim Red Bull KTM Remy Gardner sebelum akhirnya menang dengan keunggulan hanya 0,190 detik saja.

    Rekan setim Gardner, Raul Fernandez, berhasil menempati posisi ketiga dengan tertinggal 1,457 detik dari Lowes.

    Hasil itu membuat Sam Lowes memuncaki klasemen pembalap Moto2 sementara dengan raihan sempurna 50 angka. Gardner berada di posisi kedua dengan 40 angka dan Fernandez di posisi ketiga dengan 27 angka.

    Bo Bendsneyder menjadi pembalap terbaik tim Pertamina Mandalika SAG menduduki posisi kesembilan raihan 11 angka sedangkan Tom Luthi berada di peringkat ke-21 dengan satu poin. Balapan Moto2 selanjutnya akan dilakukan di Sirkuit Internasional Algarve, Portugal, pada 18 April mendatang.

    MOTOGP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.