Atletik: Luhut Pandjaitan Siapkan Bonus untuk Tim Estafet Putri, Ini Syaratnya

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan saat melepas keberangkatan lima atlet putri dan satu pelatih untuk mengikuti lomba lari estafet di Izumo, Jepang, Selasa. (dokumentasi PB PASI)

    Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan saat melepas keberangkatan lima atlet putri dan satu pelatih untuk mengikuti lomba lari estafet di Izumo, Jepang, Selasa. (dokumentasi PB PASI)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Pandjaitan melepas keberangkatan tim estafet putri Indonesia yang bakal tampil pada kejuaraan atletik Yoshioka Takayoshi Memorial Meet di Izumo, Jepang, pada 10 April mendatang. Ia meminta tim estafet kompak dalam kejuaraan. 

    Ia pun berjanji memberikan bonus jika tim Indonesia bisa meraih gelar juara dan menorehkan rekor catatan waktu. "Kalau ada yang bisa memecahkan rekor 100 meter milik Irene Joseph, akan saya kasih hadiah," ujar Luhut, Selasa, 6 April 2021.

    Kontingen Indonesia yang berangkat ke Jepang yakni Emilia Nova, Alvin Tehupeiory, Jeany Nuraini, Tiyas Murtiningsih dan Erna Nuryanti. Mereka didampingi oleh pelatih Erwin Maspaetela.

    Selain memberikan motivasi, Luhut juga mengingatkan para atlet yang akan bertanding agar selalu menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. Para atlet dan pelatih selanjutnya akan menjalani vaksinasi Covid-19 untuk memenuhi standar protokol kesehatan di pertandingan.

    Baca juga : Luhut Pandjaitan Ingin Bangun Stadion Atletik di Pangalengan, Begini Skemanya

    Adapun Erwin Maspaetela menyebutkan bahwa persiapan tim putri untuk kejuaraan itu termasuk singkat. Tim bersiap hanya dua pekan sebelum berangkat ke Jepang. "Kami persiapan sangat terbatas, dengan keadaan sekarang. Kondisi anak-anak juga sudah ada persiapan umum, ada yang masuk persiapan khusus," ujar Erwin.

    Ia menyebutkan total latihan hanya dilakukan sebanyak 4 kali. Meski persiapan terhitun minim, Erwin menargetkan anak asuhnya meraih medali emas. "Capai waktu terbaik, terutama bisa juara di sana," kata dia.

    Baca juga : Luhut Binsar Pandjaitan Minta PB PASI Fokus Persiapan Olimpiade 2021 dan 2024

    Meski begitu, menurut Erwin, ada tantangan dalam melatih tim yang baru dibentuk, yaitu menumbuhkan kekompakan dan ikatan pada setiap anggota. "Kalau teknik sudah biasa berlatih. Untuk tantangannya lebih ke mengasah kekompakan dan ikatan mereka agar bisa saling memahami saat bertanding," katanya.

    "Dengan kondisi sekarang target kami akan melakukan yang terbaik, bisa mencatatkan waktu terbaik juga, semoga juga bisa membawa pulang gelar juara," kata Erwin soal peluang tim atletik di ajang Yoshioka Takayoshi Memorial Meet.

    IRSYAN HASYIM | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.