MotoGP: Gagal di Qatar, Franco Morbidelli Perbaiki Catatan Waktu di Portugal

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli memacu motornya dalam balapan MotoGP Teruel di Ciudad del Motor de Aragon, Alcaniz, Spanyol, Ahad, 25 Oktober 2020.  REUTERS/Sergio Perez

    Pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli memacu motornya dalam balapan MotoGP Teruel di Ciudad del Motor de Aragon, Alcaniz, Spanyol, Ahad, 25 Oktober 2020. REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, Jakarta - Hanya meraih empat poin dari dua balapan awal MotoGP 2021 di Qatar bukanlah hasil bagus untuk Franco Morbidelli. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu kini mengincar finis di barisan terdepan untuk seri ketiga MotoGP Portugal.

    Morbidelli mampu finis di urutan ketiga pada seri MotoGP Portugal pada musim 2020. Pembalap asal Italia itu menggunakan spesifikasi Yamaha M1 dan harus berjibaku dengan inkonsistensi tim sepanjang musim. Meski begitu, ia mampu finis sebagai runner up Kejuaraan Dunia MotoGP.

    Sedangkan di Qatar, setelah mengalami beberapa masalah mekanis sepanjang sesi, ia hanya menempati urutan kesepuluh dalam kualifikasi. Morbidelli menyelesaikan balapan di posisi ke-12. "10 hari yang sulit di Doha. Kami berjuang untuk memahami dengan baik bagaimana paket motor itu bekerja," ujarnya dikutip dari Crash, 7 April 2021.

    "Kami melakukan modifikasi besar-besaran. Kami kembali ke konfigurasi yang mirip seperti awal tahun 2020. Di balapan itu lebih baik dari yang terakhir pastinya. Memulai balapan dari posisi 10 dan tidak memiliki motor tercepat tentu sangat sulit."

    Franco Morbidelli melanjutkan, "Setidaknya saya memiliki kesempatan untuk melakukannya. Kemudian masalah serupa dengan awal tahun 2020 datang. Saya menghabiskan ban terlalu cepat dan saya tidak bisa konsisten di semua balapan."

    Namun, Morbidelli mencatat perbaikan penampilan dari balapan pertama ke balapan kedua. "Kami meningkatkan performa dibandingkan dengan balapan terakhir. Tentu saja bukan itu yang kami inginkan tetapi itu hal yang baik. Kami harus positif. Agak mengkhawatirkan, tetapi itulah yang membantu kami," ujar rekan satu tim Valentino Rossi tersebut.

    Baca juga : Rangkuman MotoGP 2021: 2 Seri Usai, Simak Catatan Penting, Klasemen, dan Jadwal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.