MotoGP: Honda Dianggap Masih Bergantung Pada Marc Marquez 150 Persen

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (instagram/@marcmarquez93)

    Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (instagram/@marcmarquez93)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat MotoGP yang juga mantan manajer Valentino Rossi, Carlo Pernat, menganggap kegagalan tim Honda pada dua seri pembuka Qatar sebagai bentuk ketergantungan pada sosok Marc Marquez. Menurut dia, Pol Espargaro masih gagal memenuhi harapan Honda untuk finis di baris terdepan untuk mengimbangi penampilan Marc.

    “Honda layaknya tempat seperti neraka, mereka bergantung pada Marquez 150 persen dan mereka tidak bisa tenggelam seperti itu," kata Pernat soal hasil balapan di MotoGP Qatar dan MotoGP Doha dikutip dari Motosan, Kamis, 8 April 2021.

    Menurut dia, "Yang melakukan hasil terbaik adalah Bradl, yang merupakan test driver, sedangkan Pol Espargaro terlihat gagal untuk saat ini. Alex Márquez telah diturunkan ke tim satelit dan membayarnya secara psikologis. Takaaki Nakagami juga tidak melakukan lompatan besar saat mendapat kesempatan seperti tahun lalu."

    Pada dua balapan di Sirkuit Losail, Alex Marquez dan Takaaki Nakagami, meninggalkan Qatar tanpa mendapatkan poin. Setelah sama-sama tersingkir di balapan pertama, Alex juga tersingkir di pertengahan balapan kedua, sedangkan Nakagami tertatih-tatih finis di tempat ke-17. Ia gagal mendapatkan poin.

    Baca juga : MotoGP: Dorna dan FIM Mengecek Kesiapan Sirkuit Mandalika, Begini Hasilnya

    "Saya membuat kesalahan kecil. Bukan hari yang mudah bagi kami di Qatar, tetapi saya pikir kami ada di sana dan kompetitif. Sekarang, saatnya untuk meningkatkan kemampuan, untuk belajar. Saya tidak ingin mengatakan apa pun. Saya akan lebih kompetitif dan lebih kuat di Portimao,” kata Alex.

    Adapun Takaaki Nakagami mengatakan, "Kami tidak senang dengan posisi ini. Pekan lalu saya mengalami kecelakaan dan kami menyelesaikan balapan kedua. Kami harus memikirkannya secara positif. Kami telah mengumpulkan banyak data di Qatar dan sekarang kami menantikan balapan berikutnya di Portimao."

    Adapun Pol Espargaro menjadi pembalap terbaik Honda yang finis di kedua balapan. Itupun ia hanya finis di urutan ke-8 dan ke-13. Kini, Honda berharap Marc Marquez bisa pulih secepat mungkin untuk seri ketiga MotoGP Portugal.

    Baca juga : Pol Espargaro Merasa Hasil Balapan MotoGP Doha Menjijikan, Ini Sebabnya

    MOTOSAN | CRASH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.