Inter Milan vs Sassuolo 2-1, Conte Bilang Perburuan Scudetto Belum Selesai

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku berduel dengan pemain Atalanta Matteo Pessina dalam pertandingan Liga Italia Serie A di San Siro, Milan, 9 Maret 2021. REUTERS/Daniele Mascolo

    Penyerang Inter Milan Romelu Lukaku berduel dengan pemain Atalanta Matteo Pessina dalam pertandingan Liga Italia Serie A di San Siro, Milan, 9 Maret 2021. REUTERS/Daniele Mascolo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Inter Milan Antonio Conte memuji Sassuolo yang menampilkan permainan penguasaan bola yang indah dalam lanjutan Liga Italia Serie A, Rabu, 7 April 2021. Meski begitu, ia menganggap hasil pertandingan lebih penting. "Estetika permainan memang bagus, tapi Scudetto terlalu penting," kata Conte dikutip dari Football Italia.

    Nerazzurri mampu memetik kemenangan 2-1 atas Sassuolo ketika mereka hanya memiliki 30 persen penguasaan bola di San Siro. Meski tak menguasai bola, Inter mampu melakukan serangan balik yang berbuah gol lewat Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Hasil itu memungkinkan mereka untuk unggul 11 poin di puncak klasemen Serie A, dengan meraih 10 kemenangan berturut-turut.

    Menurut Antonio Conte, “Kami harus lebih bertekad, lebih fokus dalam setiap situasi, serta lebih tangguh. Ada pertandingan di mana kami bisa melawan tim tanpa tekanan dan jika kami lebih menguasai pertandingan, kami bisa mencetak lima atau enam gol. Sassuolo tetap terbuka sampai akhir, meski mereka hanya mencetak gol saat Milan Skriniar berada di luar lapangan."

    Baca juga : Rekap Hasil dan Klasemen Liga Italia Kamis: Juventus va Napoli 2-1, Inter Menang

    “Saya mengucapkan selamat kepada Sassuolo, karena mereka datang ke sini untuk memainkan permainan mereka dan penampilan ini menunjukkan betapa kami telah berkembang. Dengan sikap seperti ini, kami akan tetap berada di Liga Champions," kata mantan pelatih Juventus tersebut.

    Menurut Conte, Sassuolo menjadikan penguasaan bola sebagai kekuatan utama. Sebab itulah, Inter memilih untuk menutup celah di lini tengah. "Kami tahu bahwa kami harus menyerahkan penguasaan bola. Kami memainkan sepakbola yang indah di Liga Champions dan semua orang melihat kami tersingkir. Jadi kami harus fokus pada hasil sekarang," kata Conte.

    "Kami mencoba untuk menekan lebih tinggi, tanpa terlalu banyak mengambil risiko, jadi kami dapat memanfaatkan pemain seperti Lukaku, Lautaro dan Hakimi yang dapat melukai tim saat mereka berlari," ujarnya menambahkan.

    Meski kini Inter berselisih 11 poin dari rival terdekat AC Milan, Conte tidak ingin mengatakan bahwa perburuan gelar Serie A telah berakhir. “Masih banyak pertandingan tersisa dan setiap kemenangan bernilai. Kami ingin melakukan sesuatu yang luar biasa untuk klub yang belum pernah memenangkan Scudetto selama 10 tahun," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.