Hasil One Pride MMA: Jeremia Siregar Juara, Aep Saepudin Pertahankan Gelar

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeremia Siregar (biru) dan Adi Rominto dalam One Pride Fight Night 45, Sabtu, 10 April 2021. (foto: One Pride MMA)

    Jeremia Siregar (biru) dan Adi Rominto dalam One Pride Fight Night 45, Sabtu, 10 April 2021. (foto: One Pride MMA)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pertarungan untuk memperebutkan sabuk juara nasional tersaji di arena One Pride Fight Night 45 yang digelar di Jakarta, Sabtu, 10 April 2021. Jeremia Siregar menjadi juara baru kelas terbang One Pride MMA, sedangkan Aep Saepudin sukses mempertahankan gelarnya di kelas bulu.

    Pada partai utama, sabuk kelas flyweight kembali berpindah untuk ketiga kalinya sejak Februari 2020. Jeremia Siregar berhasil merebutnya dengan keberhasilan menghentikan Adi Rominto Manurung di ronde keempat dengan front kick.

    Ronde pertama dan kedua berlangsung seimbang. Adi Rominto menguasai pertandingan dengan kelincahan footwork dan striking dari jarak jauh, sementara “The Teacher” mendapatkan takedown dan mendominasi di penghujung ronde.

    Ronde ketiga menjadi titik balik bagi sang penantang. Adi Rominto melakukan pelanggaran cage grab ketika lawannya dari Bhagasasi Gym melakukan takedown. Dengan posisi yang diatur ulang sebagai hasil dari pelanggaran ini, maka Jeremia Siregar langsung mendominasi ronde ketiga dengan gulat dan ground and pound miliknya.

    Adi Rominto terlihat semakin melambat di ronde keempat, dan “Popay” tidak sanggup menghindar dari jumping front kick yang menjadi andalan Jeremia yang seketika menghentikan Adi Rominto pada detik ke 37 dari ronde keempat.

    “Demi cita-cita saya apapun akan saya lakukan. Saya berlatih sebelum berangkat dan pulang dari kantor setiap hari,” kata Jeremia Siregar seusai pertarungan, seperti termuat dalam rilis.

    Dalam pertarungan lain, Aep Saepudin berhasil mempertahankan sabuk kelas Featherweight dengan mengalahkan Andrian Kussubianto.

    Andrian Kussubianto (biru) dan Aep Saepudin dalam One Pride Fight Night 45, Sabtu, 10 April 2021. (foto: One Pride)

    Andrian, yang menggantikan Laode Abdul Haris yang terpaksa mundur di saat terakhir karena alasan kesehatan, memulai ronde dengan cepat. Ia pun disambut dengan overhand kanan Aep Saepudin yang sudah berhasil menghasilkan banyak KO dalam karir MMA Profesionalnya.

    Aep dengan cepat menguasai pertandingan, dengan keluar masuk jangkauan Andrian sambil menyarangkan low kick dari jarak jauh dan overhand kanan dari jarak pendek.

    Di awal ronde kedua, Andrian Nampak sangat terganggu dari low kick yang diterima di ronde pertama. Dengan pergerakan yang semakin lambat, sang juara membawa pertarungan ke bawah. Andrian yang hanya bisa menahan laju Aep tanpa banyak memberikan perlawanan, akhirnya menyerah dengan tekanan dari posisi knee ride pada ronde kedua.

    Aep mengungkapkan rencananya seusai duel itu. “Di OnePride ini saya berusaha selalu untuk menang siapapun lawannya dan pastinya latihan lagi, meskipun agak kecewa karena bukan lawan yang sudah direncanakan. Untuk ke depan saya akan rehat dulu rencananya karena ada cedera di bahu saya, jadi saya mau fokus untuk terapi penyembuhan dulu,” kata dia.

    Ardiansyah Bakrie, Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), menyatakan, agenda OnePride akan kembali bergulir usai Ramadan. “Pertarungan malam ini adalah apa yang OnePride dan para fighter berikan yang terbaik untuk pecinta MMA. Bisa dilihat adanya baku belah baku pukul, luar biasa sekali. InsyaAllah setelah bulan Ramadhan kami kembali lagi dan lebih baik lagi,” kata dia.

    Baca Juga: Hasil Tinju Dunia: Tunda Bulan Madu, Akhirnya Joe Smith Jr Juara WBO

    Hasil dari One Pride Fight Night 45:
    • Main Event – Flyweight Title Fight: Jeremia Siregar mengalahkan Adi Rominto Manurung dengan KO (front kick) pada 0:37 dari ronde 3.
    • Co-Main Event – Featherweight Title Fight: Aep Saepudin mengalahkan Andrian Kussubianto dengan tap out pada 2:37 dari ronde 2.
    • Alfons mengalahkan RJ Dirgantara dengan TKO (lempar handuk) pada 05:00 dari Ronde 2.
    • Ahmad Sopiyan mengalahkan Rustam Hutajulu dengan Tap Out (Rear Naked Choke) pada 1:32 dari Ronde 2.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.