Jadwal Liga Champions Selasa Malam 13 April: PSG vs Bayern Live di SCTV

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Liga Champions. (uefa.com)

    Logo Liga Champions. (uefa.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua jadwal Liga Champions 2020/21 leg kedua babak perempat final akan tersaji pada Selasa malam ini atau Rabu dinihari WIB, 14 April 2021. Ada satu pertandingan yang disiarkan SCTV.

    Inilah jadwal selengkapnya:

    PSG vs Bayern Munchen

    Pertandingan leg kedua ini akan berlangsung di kandang Paris Saint-Germain, Parc des Princes, Paris. Laga akan berlangsung mulai 02.00 WIB dengan disiarkan SCTV.

    PSG lebih diuntungkan dalam pertandingan ini. Mereka menang 3-2 pada pertemuan sebelumnya. Karena itu mereka akan lolos dengan hasil seri, bahkan dengan kekalahan 1-0.

    Di Liga domestik, PSG baru mengalahkan Strasbourg 4-1 dan kini menempati posisi kedua klasemen Liga Prancis. Bayern Munchen, yang musim lalu menjadi juara dengan mengalahkan PSG, baru ditahan Union Berlin di Liga Jerman.

    Chelsea vs FC Porto 

    Pertandingan ini, seperti leg pertama lalu, akan digelar Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Spanyol. Laga nanti akan berlangsung mulai 02.00 WIB dengan disiarkan Vidio.

    Chelsea tinggal menuntaskan tugasnya dalam pertandingan nanti. Mereka sudah unggul 2-0 dalam laga pertama lalu.

    Di Liga domestik, Chelsea baru saja mengalahkan Aston Villa 4-1. Tim asuhan Thomas Tuchel itu ada di posisi kelima klasemen Liga Inggris. Adapun Porto baru mengalahkan Tondela dan kini ada di posisi kedua klasemen Liga Portugal.

    Dua leg perempat final lainnya akan berlangsung pada Kamis dinihari, 15 April 2021. Borussia Dortmund akan menjamu Manchester City, sedangkan Liverpool menyambut Real Madrid.

    Selanjutnya: Jadwal selengkapnya dan hasil sebelumnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.