Muncul #GerakanMuteMassal, Valentino Jebret Siap Polisikan Beberapa Akun Kasar

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Valentino

    Valentino "Jebret" Simanjuntak. (instagram/radotvalent)

    TEMPO.CO, Jakarta - Komentator sepak bola Valentino Simanjuntak atau lebih dikenal dengan nama Valentino Jebret mengaku secara prinsip tidak mempermasalahkan #GerakanMuteMassal yang ditujukan kepadanya.

    Menurut dia, sebagai upaya gerakan baik itu bergerak sendiri atau digerakkan. "Silahkan dilakukan," kata Valentino melalui konferensi pers virtual yang ditayangkan akun YouTube miliknya @JebretMedia TV, Selasa, 13 April 2021.

    #GerakanMuteMassal sempat menjadi trending topic. Warganet beramai-ramai mengirimkan kritikan kepada Valentino yang dianggap tidak mengedukasi selama menjadi komentator dalam turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

    Gerakan ini makin memuncak ketika akun twitter official Bali United meminta pemegang hak siar Piala Menpora yakni Indosiar tidak menampilkan lagi komentator yang hiperbola. Cuitan itu pun dihapus setelah Valentino Jebret berkomunikasi dengan pemilik klub Bali United, Pieter Tanuri.

    Meski mempersilahkan warganet menggaungkan #GerakanMuteMassal, ia meminta supaya tidak menggunakan kata-kata kasar ketika melontarkan kritikan. Valentino Jebret mengatakan bakal melaporkan akun media sosial kepada polisi, jika terindikasi melakukan ujaran kebencian atau hate speech.

    "Saya mencatat beberapa akun yang ngomongnya kasar, ada tercatat 20-30 akun. Yang bukan sekali kasih komen tapi belulang kali. Dimana 50 persen mereka itu followers-nya nol," kata dia.

    Kini, Valentinon telah menyerahkan daftar akun-akun tersebut ke salah satu kantor firma hukum yang bakal mewakilinya melakukan pelaporan ke polisi. Menurut dia, surat kuasa telah diberikan jadi tinggal dilakukan pelaporan.

    "Jadi mau gimana, bagi gue kelewat batas, secara bahasa. Reply berulang kali, itu sudah kelewat batas," ujarnya.

    Melalui akun Instagram miliknya, Valentino Simanjuntak menyebutkan salah satu akun yang diindikasi menyampaikan ujaran kebencian yakni @Siaran Bola Live. Ia pun meminta kepada akun media sosial lain untuk segera meminta maaf, jika tidak ingin dilaporkan ke polisi. "Kepada akun lain yang serupa yaitu menghina bukan mengkritik, saya tunggu itikad baiknya dalam 1x24, terima kasih," tulis Valentino Jebret.

    IRSYAN HASYIM

    Baca Juga: Jadwal Live Semifinal Piala Menpora 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H