Kembali di MotoGP Portugal, Marc Marquez Punya Firasat Baik

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (instagram/@marcmarquez93)

    Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (instagram/@marcmarquez93)

    TEMPO.CO, Jakarta - Repsol Honda akan kembali dengan kekuatan penuh pada balapan MotoGP Portugal akhir pekan ini. Pembalap Marc Marquez bakal kembali ke tunggangannya setelah mendapatkan izin dari dokter dalam pemulihan cedera patah tulang lengan kanannya.

    "Rasanya luar biasa bisa kembali ke MotoGP, dengan tim dan motor saya. Kami telah bekerja sangat keras untuk mencapai ini, berjam-jam di gym dan dengan fisioterapis saya," kata juara dunia delapan kali olahraga motor tersebut dikutip dari Crash, 14 April 2021.

    "Kami ingin sekali berada di Qatar, tetapi akhirnya dokter saya menyarankan untuk tidak melakukannya dan saya mendengarkan mereka. Saya benar-benar fokus mendengarkan para dokter dan memahami tubuh saya sehingga saya bisa kembali ke MotoGP dan melakukan apa yang saya sukai."

    Marquez belum pernah berkompetisi di Sirkuit Internasional Algarve secara kompetitif sebelumnya. Meski begitu, ia sempat menjalani tes baru-baru ini di Portimao beberapa waktu sebelum kejuaraan MotoGP berputar.

    Marquez berkata, "Saya memiliki sedikit pengalaman di Portugal tetapi tujuan akhir pekan ini adalah bekerja dengan baik. Selangkah demi selangkah, kami akan kembali dan ini sangat positif setelah waktu yang lama."

    Ini akan menjadi balapan pertama kembali untuk Marquez setelah sembilan bulan absen karena cedera yang didapat di seri perdana MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez. Marc Marquez sudah melakukan persiapannya sejak Maret lalu dengan latihan balap menggunakan RC213V-S Honda. Ia pun absen di dua seri awal balapan di Qatar.

    Baca juga: Jadwal MotoGP Portugal: Marc Marquez Dinilai Bakal Menjadi Lebih Kuat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.