18 Tim Siap Berlaga di Tour d'Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) telah menetapkan peserta balap sepeda Tour d'Indonesia 2008 yang berlangsung pada 23 September - 5 Desember mendatang. 

    Ketua panitia pelaksana Sofian Ruzian menjelaskan bahwa akan ada 18 tim yang bertarung pada balapan yang akan melintasi Jakarta sampai Denpasar ini. "Kami tidak mencoba memaksakan untuk bisa mencapai 22 tim," kata Sofian ketika ditemui di kantornya, Selasa (11/11). 

    Dengan demikian, telah terdaftar 10 tim luar negeri dan 8 tim lokal dalam balap sepeda sejauh 1.726, 3 km itu. Iran dan Malaysia bahkan menurunkan masing-masing dua tim. Iran akan menurunkan Mes Kerman serta jawara tahun 2005 silam, Tabriz Petrochemical. Sementara Malaysia menurunkan satu tim nasional dan juga tim asal Kuala Lumpur. Sisanya adalah Jazy Sports - Beacon (Filipina), tim nasional Jepang, Tinelli (Australia), Nordland Hamburg (Jerman), dan Polygon Sweet Nice (Indonesia). 

    Sementara itu, tim dalam negeri akan diwakili oleh Dodol Picnic Garut, Costums, Araya, Putra Perjuangan, Jakarta Cycling Club, Kutai Kertanegara, Benteng Muda, dan ISSI Jawa Barat. Dodol Picnic Garut tampaknya dilengkapi dengan skuad yang cukup kuat. 

    Selain diperkuat oleh Tonton Susanto yang kini menduduki peringkat 12 di tingkat Asia, tim Dodol Picnic Garut juga akan diperkuat empat pembalap lainnya, yakni Samai, Ariehan Ryan, Agus Sofyan Ziad, dan Robert Wijaya. Target utama tim ini adalah menempati peringkat ketiga. 

    Sayangnya, persaingan berat akan dihadapi dari tim ini. Sofian Ruzian sempat memprediksi persaingan ketat justru akan terjadi antara Tabriz Petrochemical (Iran) – juara tahun 2005 - , Jajo Spirits of The Sports (Swiss), Tineli (Selandia Baru/Australia), dan Nordland Hamburg (Jerman). 

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.