Max Verstappen Juarai Formula 1 Emilia Romagna yang Diwarnai Kecelakaan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Red Bull Max Verstappen. REUTERS/Hamad I Mohammed

    Pembalap Red Bull Max Verstappen. REUTERS/Hamad I Mohammed

    TEMPO.CO, JakartaPembalap tim Red Bull Max Verstappen menjuarai Formula 1 Grand Prix Emilia Romagna yang banyak diwarnai drama, pada Ahad malam. Sedangkan Lewis Hamilton melakukan kesalahan yang membuatnya harus puas sebagai runner-up.

    Max Verstappen mencuri pimpinan lomba dari pole sitter Hamilton di tikungan pertama Sirkuit Imola, Italia itu, sebagai bekal menuju kemenangan pertamanya musim ini hingga finis pertama dengan margin tepat 22 detik dari sang juara dunia tujuh kali, demikian laman resmi F1.

    Lando Norris dengan mobil McLaren melengkapi podium setelah tampil impresif dan finis P3 di depan duet Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz.

    Setelah diguyur hujan di awal, balapan kedua musim 2021 itu sempat dihentikan sementara menyusul kecelakaan yang melibatkan pembalap Williams George Russell dan Valtteri Bottas dari tim Mercedes.

    Russell dan Bottas bersenggolan ketika melaju hampir 300kpj bertarung memperebutkan posisi menuju chicane pertama, sehingga tabrakan tak terelakkan yang menyebabkan serpihan bagian mobil mereka berceceran di trek.

    Safety Car dikeluarkan menyusul insiden itu sebelum bendera merah dikibarkan di lap ke-34.

    Lewis Hamilton juga sempat kehilangan kendali mobilnya ketika memburu pemimpin lomba Max Verstappen, hingga merusak sayap depan mobilnya ketika menabrak pagar pembatas dan kehilangan posisi ke P9.

    Insiden itu terjadi sebelum kecelakaan Bottas dan Russell yang saling kesal. Kedua pembalap tak cedera dan kembali ke pit dan balapan harus start ulang.

    "Sangat menantang di luar sana, khususnya di awal," kata Verstappen setelah lomba.

    "Saya kira saya mengatur segalanya dengan baik, meski ada kesalahan kecil di restart saya. Ini musim yang panjang, harus tetap tenang."

    Hujan deras yang mengguyur sebelum start menciptakan kondisi trek yang sangat sulit dengan separuh lintasan tergenang air dan separuhnya lagi kering, memaksa para pembalap mengawali balapan dengan ban basah.

    Sementara itu, Hamilton masih heran dengan kesalahan yang ia buat di trek hari itu.

    "Selamat untuk Max dan Lando. Bagi saya, ini pertama kalinya saya membuat kesalahan setelah sekian lama. Saya sangat bersyukur bisa berada di sini, sangat sulit untuk melaju lagi. Saya mendapati pertarungan yang sangat menyenangkan dengan semuanya," kata Hamilton.

    Verstappen pun membalikkan hasil di balapan pembuka di Bahrain tiga pekan lalu ketika ia naik di podium teratas dan Hamilton harus puas di P3.

    Norris, bergabung dengan kedua seniornya itu untuk naik podium kedua kalinya, setelah finis ketika di Austria musim lalu.

    Mengamankan satu poin setelah mencetak lap tercepat, Hamilton tetap menghuni puncak klasemen dengan unggul satu poin dari Verstappen sebelum menuju seri ketiga di Portugal pada 2 Mei mendatang.

    Rekan satu tim Norris, Daniel Ricciardo membawa pulang poin di P6 dalam balapan Formula 1 itu, dengan Lance Stroll, Pierre Gasly, Kimi Raikkonen dan Esteban Ocon melengkapi perinkat sepuluh besar dan menyumbangkan poin untuk Aston Martin, AlphaTauri, Alfa Romeo, dan Alpine.


    Baca Juga: Klasemen MotoGP Setelah Quartararo Menjuarai GP Portugal 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.