MotoGP: Valentino Rossi Ingin Cari Motivasi untuk Balapan di Sirkuit Jerez

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi menaiki motor balapnya sebelum balapan MotoGP Portugal di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Portugal, Ahad, 18 April 2021. REUTERS/Pedro Nunes

    Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi menaiki motor balapnya sebelum balapan MotoGP Portugal di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Portugal, Ahad, 18 April 2021. REUTERS/Pedro Nunes

    TEMPO.CO, Jakarta - Valentino Rossi hanya mengumpulkan 4 poin dalam tiga balapan pertama Kejuaraan Dunia MotoGP 2021. Pembalap Petronas Yamaha SRT asal Italia itu punya prioritas untuk menemukan motivasi untuk sukses di seri keempat MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez pada 2 Mei mendatang.

    MotoGP Spanyol disebut-sebut akan menjadi penentu untuk menentukan masa depannya sebagai pembalap motor di kelas utama tersebut. "Saya tidak tahu apakah ini musim terberat saya, ini sulit, ada level yang sangat baik dan semua orang menjadi lebih kuat," kata dia dikutip dari Corsedimoto, Senin, 19 April 2021.

    Menurut juara dunia sembilan kali tersebut, "Dalam situasi ini, tidak mudah untuk tetap fokus dan termotivasi. Trek selanjutnya di Sirkuit Jerez mungkin bagus, tapi itu akan sulit. Kami akan berusaha tampil lebih kompetitif."

    Valentino Rossi gagal mendapatkan poin dua kali berturut-turut musim ini. Sebelum gagal mendapat poin di Partimao, ia juga gagal pada balapan kedua di Sirkuit Losail, Qatar. Hasil itu membuat Rossi terdampar di peringkat ke-19 klasemen MotoGP sementara dengan koleksi empat poin. Ia bahkan berada di bawah Marc Marquez, yang baru kembali setelah absen sembilan bulan, dengan sembilan poin.

    Di Portugal, Rossi berbeda nasib dengan rekan satu timnya, Franco Morbidelli yang berhasil finis di posisi keempat. “Kami sudah kenal Franco. Tahun lalu dia membuktikan dia bisa menang, dia menjalani balapan yang bagus hari ini dan dia balapan dengan sangat baik. Dia hampir menang, dia berjuang untuk podium dan untuk kejuaraan,” kata Rossi yang berusia 42 tahun.

    Ia juga memuji penampilan luar biasa dari Francesco Bagnaia, pembalap Ducati yang juga jebolan VR46 Academy. Bagnaia berhasil finis di posisi kedua di bawah pemenang balapan Fabio Quartararo dari tim Monster Energy Yamaha MotoGP. “Banyak orang yang masih belum mengetahui potensinya. Dia sangat berbakat, dia melakukan hal-hal luar biasa dengan motornya," ujarnya.

    Valentino Rossi melanjutkan, "Dia merasa sangat nyaman dengan motor dan tim pabrikannya. Mereka mempercayainya dan dia adalah pasangan yang harus diikuti perkembangannya. Bagnaia bisa saja bertarung dengan Fabio Quartararo untuk merebut podium pertama."

    BACA JUGA : Gagal di MotoGP Portugal, Valentino Rossi Minta Maaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.