Polemik European Super League, La Liga Anggap Usulan Klub Elite Ini Egois

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo La Liga Spanyol.

    Logo La Liga Spanyol.

    TEMPO.CO, Jakarta - La Liga mengecam usulan untuk membentuk kompetisi Eropa yang elitis melalui European Super League. Otoritas kompetisi Liga Spanyol itu menganggap usulan itu melanggar prinsip-prinsip kompetisi yang terbuka yang menjadi jantung piramida sepak bola domestik dan Eropa.

    Dalam keterangan pers seperti dikutip dari situs La Liga, Senin, 19 April 2021, penggemar sepak bola di seluruh Eropa dapat bermimpi bahwa klub kesayangannya, tidak peduli seberapa besar kekayaannya, dapat bersaing di puncak sepak bola Eropa. La Liga berusaha mempertahankan tradisi sepakbola Eropa ini untuk semua kelompok.

    "Konsep yang diusulkan oleh 12 klub Eropa menghancurkan mimpi itu, menutup pintu ke puncak sepakbola Eropa, dan hanya memungkinkan segelintir elite yang menguasainya," tulis pernyataan La Liga.

    La Liga memiliki sejarah 90 tahun yang membanggakan sebagai kompetisi terbuka berdasarkan prestasi klub. Jutaan penggemar di seluruh dunia mengikuti 42 klub yang bersaing di klub divisi utama La Liga Santander dan divisi dua La Liga SmartBank. "Keberhasilan kompetisi kami telah membantu sepak bola menjadi kontributor utama ekonomi Spanyol, menyumbang hampir 1,4 persen dari PDB dan menyediakan lapangan kerja bagi hampir 200 ribu orang."

    "Kompetisi top Eropa yang baru diusulkan tidak lebih dari proposal yang egois, yang dirancang untuk lebih memperkaya mereka yang sudah super kaya. Ini akan merusak daya tarik dari keseluruhan permainan dan memiliki dampak yang sangat merusak di masa depan dan segera La Liga, klub anggotanya, dan seluruh ekosistem sepak bola."

    Selain itu, dengan memisahkan diri dari komunitas sepak bola Eropa, kompetisi ini akan mengancam olahraga Spanyol lainnya yang. Pada musim ini, La Liga menyumbang lebih dari 126 juta euro sebagai bagian dari kesepakatannya dengan pemerintah Spanyol dan FA Spanyol.

    "Kerusakan ekosistem sepak bola Eropa ini juga pada akhirnya akan menyebabkan kegagalan kompetisi baru ini dan klub-klub partisipannya, yang telah membangun kesuksesannya berdasarkan pencapaian gelar dan kejayaan olahraga yang kini semakin dibatasi."

    "Kami menggunakan semua langkah yang kami miliki dan bekerja dengan semua pemangku kepentingan untuk mempertahankan integritas dan masa depan sepak bola Spanyol demi kepentingan terbaik permainan," kata otoritas La Liga soal pembentukan kompetisi European Super League yang digagas klub tiga negara: Spanyol, Inggris, dan Italia. Klub La Liga, yaitu Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid menjadi anggota pendirinya.

    BACA JUGA : Soal Polemik European Super League, Begini Pernyataan FIFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H