Efek European Super League, Nilai Saham Manchester United dan Juventus Melonjak

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kostum sepakbola Manchester United dengan logo setan. AP/Lai Seng Sin

    Kostum sepakbola Manchester United dengan logo setan. AP/Lai Seng Sin

    TEMPO.CO, Jakarta - Saham Manchester United dan Juventus dikabarkan melonjak pada Senin, 19 April 2021. Kelonjakan itu terjadi setelah kedua klub mengumumkan membentuk Liga Super Eropa atau European Super League (ESL) bersama 10 klub sepak bola elite lainnya.

    Saham klub asal Italia tersebut naik tujuh persen menjadi 0,827 euro satu jam setelah pembukaan pasar saham Milan. Kenaikan itu didapat setelah saham Juventus sempat jatuh karena klub asal Turin tersebut tersingkir dari Liga Champions pada Maret lalu.

    Manchester United, yang terdaftar dalam Bursa Efek New York, naik lebih dari lima persen dalam perdagangan prapasar. Itu terjadi setelah Setan Merah mengkonfirmasi partisipasi dalam ventura baru ini bersama sejumlah klub lain dari Italia, Inggris, dan Spanyol.

    Inter Milan, AC Milan, Liverpool, Arsenal, Chelsea, Manchester City, Tottenham, Barcelona, Real Madrid dan Atletico Madrid juga sudah mendaftar dalam rencana European Super League. Kompetisi baru ini juga memicu kemarahan dari otoritas sepak bola setempat, penggemar dan pakar olahraga.

    "Insentif finansial bagi klub terlihat jelas, dengan paket multi-miliar dolar di inti skema, meskipun itu akan selamanya merusak integritas permainan klub," kata Neil Wilson, Kepala Analis Pasar Markets.com dikutip dari AFP.

    Neil Walson melanjutkan, "Jenis pendapatan tambahan yang akan diberikan ESL perlu diimbangi dengan potensi penurunan materi atau total kerugian dari penghasilan yang ada dari kesepakatan media melalui liga nasional dan UEFA."

    BACA JUGA : Sir Alex Ferguson Menolak Rencana European Super League, Ini Alasannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.