Raih Perunggu Kejuaraan Asia, Rahmat Erwin Jaga Peluang ke Olimpiade Tokyo

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah berlatih menjelang SEA Games 2019 di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Rabu, 27 November 2019.  ANTARA/Sigid Kurniawan

    Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah berlatih menjelang SEA Games 2019 di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Rabu, 27 November 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia membuka peluang untuk menambah tiket Olimpiade Tokyo dari cabang angkat besi. Lifter putra Rahmat Erwin Abdullah yang tampil di kelas 73 kg meraih medali perunggu di nomor Clean and Jerk pada Kejuaraan Angkat Besi Senior Asia di Tashkent, Uzbekistan, Selasa, 20 April 2021.

    Lifter berusia 21 tahun itu, meraih perunggu setelah berhasil mengangkat beban seberat 187 kg di nomor Clean and Jerk. Hanya hanya kalah bersaing dari lifter Cina, Shi Ziyong, yang meraih emas di nomor itu dengan angkatan seberat 194 kg dan hanya terpaut dua kilogram dari lifter Turkmenistan, Meredov Maksad yang meraih perak dengan angkatan 189 kg.

    Sedangkan untuk hasil total angkatan yang diraih Rahmat Erwin Abdullah berada di posisi ke-empat dengan angkatan seberat 335 kg. Sedangkan pada angkatan Snatch ia berada di posisi kelima dengan angkatan seberat 148 kg.

    Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PABSI, Hadi Wihardja dalam keterangan tertulisnya, total angkatan yang diraih oleh lifter yang juga putra dari mantan lifter nasional Erwin Abdullah itu menunjukkan grafik peningkatan sebanyak 6 kilogram.

    "Dalam hasil tes progres sebelum berangkat, ia mencatat total angkatan seberat 329 kilogram. Hasil ini cukup menggembirakan," kata Hadi, Rabu, 21 April 2021.

    Ia juga mengatakan, dengan hasil ini Rahmat Erwin Abdullah berpeluang untuk menempati urutan 8 besar dunia dan lolos ke Olimpiade Tokyo.

    "Ia berhasil menambah Poin sebanyak 4332. Sementara saingannya peraih perak dari Turkmenistan baru meraih 4118 poin. Kemungkinan untuk lolos terbuka lebar dengan catatan kita juga harus memonitoring prestasi lifter dari kawasan lainnya seperti Amerika Latin dan Oceania, terutama lifter Kolombia yang juga menjadi saingan kuat," kata Hadi Wihardja.

    Pelatih angkat besi, Dirdja Wihardja mengatakan Rahmat masih ikut kembali pada Kejuaraa Dunia Junior 2021. "Kalau di Kejuaraan Dunia dengan total yang sama akan lolos ke Olimpiade," ucap Dirdja kepada media, Rabu, 21 April 2021.

    IRSYAN HASYIM

    Baca Juga: Windy Cantika Lolos ke Olimpiade Tokyo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.