Konvoi Final Piala Menpora, Polisi Cari Dalang Kerumunan Suporter Persija

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter Persija berkonvoi merayakan kemenangan Persija Jakarta pada laga final Piala Menpora 2021 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin, 26 April 2021. ANTARA/Ahmad Tri Hawaari

    Suporter Persija berkonvoi merayakan kemenangan Persija Jakarta pada laga final Piala Menpora 2021 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin, 26 April 2021. ANTARA/Ahmad Tri Hawaari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyayangkan kerumunan suporter yang terjadi di Jakarta dan Bandung seusai partai final kedua Piala Menpora 2021. Sambil menggelar evaluasi penyelenggaraan turnamen pramusim tersebut, ia menyerahkan kasus dugaan pelanggaran pembatasan kegiatan masyarakat tersebut kepada kepolisian. 

     

    "Kepolisian sedang mendalami, apabila ditemukan unsur yang mengandung pelanggaran hukum tentu Mabes Polri akan melakukan penegakan hukum," kata Amali dalam konferensi pers di media center Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Selasa, 27 April 2021.

     

    Sementara itu, Asisten Operasi (Asops) Kapolri Inspektur Jenderal Imam Sugianto sebenarnya menganggap penyelenggaran Piala Menpora berlangsung sukses. Hal itu didapat dari sejumlah indikator evaluasi penyelenggaran dan keamanan maupun evaluasi penegakan protokol kesehatan sepanjang turnamen. "Ini bisa jadi poin plus penyelenggaraan event berikutnya," kata Imam.

    Meski begitu, ia menyayangkan kesuksesan penyelenggaraan Piala Menpora harus ternodai ulah suporter Persjia Jakarta dan Persib Bandung. Salah satunya, Jakmania melakukan konvoi hingga menciptakan kerumunan di sekitar kawasan Bundaran Hotel Indonesia pada Ahad 25 April malam hari.  "Dua ribuan orang Jakmania, yang menurut pendalaman Polda Metro Jaya undangannya melalui Facebook dan Instagram," kata Imam.

     

    "Kami sedang mendalami insiden di HI manakala menyokong pelanggaran protokol kesehatan maka Polri akan bersikap tegas dalam mengambil tindakan terukur pada proses berikutnya," kata Imam.

     

    Tak hanya ulah suporter Persija Jakarta, Imam kecewa dengan ulah superter Persib Bandung yang merazia kendaraan berplat Jakarta.  "Kami menyayangkan bobotoh dengan sengaja melakukan  perusakan dan sweeping terhadap kendaraan yang datang dari Jakarta. Tolong, ini betul-betul kami sayangkan," tuturnya.

     

    Untuk konvoi Jakmania di Bundaran HI, menurut Imam, Polda Metro Jaya telah memeriksa 65 orang. Malan itu, polisi menangkap 1 perempuan suporter, 12 anak-anak dan 52 laki-laki dewasa. Sebanyak 26 orang sudah dibebaskan. Kepolisian sedang menyelidiki dan mencari dalang kerumunan tersebut.

     

    Di Bandung, delapan suporter Persib telah diminta keterangan di Polda Jawa Barat. "Ini adalah tanggungjawab kami untuk memberikan edukasi, pemahaman kepada suporter supaya betul-betul bisa menjaga perilaku kelompoknya di tengah situasi pandemi yang sampai sekarang sedang berjuang mengendalikan. Mudah-mudahan dari hasil evaluasi kita bisa menyelenggarakan event dengan lebih baik lagi," ujar Imam.

    BACA JUGA : Jakmania Minta Maaf Soal Insiden Konvoi Usai Persija Juarai Piala Menpora

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.