Tinju Dunia: Lawan Canelo Alvarez, Billy Joe Saunders Rela Mati Demi Gelar

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Billy Joe Saunders. (metro.co.uk)

    Billy Joe Saunders. (metro.co.uk)

    TEMPO.CO, JakartaBilly Joe Saunders mengatakan bakal menyerahkan seluruh kemampuannya untuk mengalahkan Saul Canelo Alvarez dalam jadwal tinju dunia akhir pekan ini. Bahkan, ia rela mati dan mengucapkan perpisahan kepada anak-anaknya untuk mengejar ambisinya tersebut.

    Petinju berjuluk Welwyn Warrior akan berusaha untuk melengserkan raja pound-for-pound dalam pertarungan penyatuan gelar kelas menengah super akhir pekan depan di Dallas, Texas, Amerika Serikat. Bagi Saunders, pertarungan melawan Canelo adalah pertarungan terbesar selama 12 tahun karier tinjunya.

    Juara WBO itu pun rela meninggalkan seluruh keluarganya untuk mendapatkan juara tinju kelas menengah super. "Ini berarti segalanya bagi saya. Benar-benar segalanya. Lebih dari uang, lebih dari ketenaran, lebih dari segalanya. Aku sangat ingin memenangkan ini," kata Saunders kepada The Daily Telegraph dikutip dari The Sun, Selasa, 4 Mei 2021.

    Canelo Alvarez dan Billy Joe Saunders. (instagram/@daznboxing)

    "Jika itu berarti saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada anak-anak saya dan tidak pernah melihat mereka lagi, saya dapat meninggalkan dunia ini dengan bahagia karena saya telah menang. Itu sangat berarti bagi saya. Kami di sini bukan hanya untuk ambil bagian, kami di sini untuk mengambil gelar juara," ujar petinju asal Inggris tersebut.

    Saunders sangat menyadari besarnya tugas yang ada di tangannya. Namun, ia memastikan tidak gentar atas rekor fantastis Canelo. "Saya tidak peduli tentang Canelo Alvarez. Bagi saya ini adalah yang saya sendiri pikirkan, saya telah merencanakan ini di kepala saya sendiri dan saya telah memimpikan ini sejak saya masih kecil."

    Saunders optimistis status underdognya menjelang pertandingan akan menguntungkan. Menurut dia, status tersebut akan menjadi gangguan terbesar untuk Canelo Alvarez. "Saya tidak hanya melakukan ini untuk saya dan keluarga. Kemenangan akan mengubah sejarah tinju. Dia sudah mengalahkan enam petinju Inggris. Yang ketujuh adalah nasib sial untuknya sekaligus keuntungan untuk saya," ujarnya.

    Baca juga : Kepada Mike Tyson, Canelo Alvarez Cerita Soal Kekalahan dari Mayweather


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.