Ikuti Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior, Rahmat Erwin Bidik Tiket Olimpiade

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah berlatih menjelang SEA Games 2019 di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Rabu, 27 November 2019.  ANTARA/Sigid Kurniawan

    Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah berlatih menjelang SEA Games 2019 di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Rabu, 27 November 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim angkat besi Indonesia bakal mengikuti Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior di Tashkent Uzbekistan, 21-31 Mei mendatang. Kontingen Merah Putih telah bertolak ke Uzbekistan pada Selama malam, 18 Mei 2021.
     
    Kejuaraan Dunia Angkat Besi ini diikuti oleh 360 lifter yang terdiri 209 lifter putra dan 151 lifter putri dari seluruh dunia. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Hadi Wihardja mengatakan tim angkat besi terdiri sembilan lifter yang beranggotakan tiga lifter putra dan enam lifter putri. 
     
    Tiga lifter putra antara lain, M Faathir  (kelas 61 kg), Rahmat Erwin Abdullah (kelas 73 kg), dan Rizki Juniansyah  (kelas 73 kg). Sedangkan di bagian putri terdiri dari,  Najla Khoirunisa (kelas  45 kg),  Siti Nafisatul  (kelas  49 kg), Windy Cantika kelas (49 kg), Juliana Klarisa kelas (55 kg), Nelly   (kelas  59 kg), serta Restu Anggi (kelas 63 kg).
     
    Mereka didampingi tim pelatih, Dirdja Wihardja, Erwin Abdullah, Jajang dan Sri Indriyani. Rombongan ini dipimpin manajer tim, Pura Darmawan.
     
    Hadi Wihardja menambahkan untuk lifter Rahmat Erwin mendapat undangan khusus. Menurut dia, undangan itu sebagai kesempatan untuk meraih tambahan poin untuk mendapatkan tiket Olimpiade Tokyo 2021.

    "Sangat diharapkan lifter Rahmat dapat menembus Angkatan total di atas 335 kg dan lebih baik dari hasil Kejuaran Asia, bulan lalu. Jika rahmat berhasil maka potensi besar untuk mendapatkan tiket Olympic, " ujar Hadi kepada media, Rabu, 19 Mei 2021.
     
    Pada sektor putri,  Windy Cantika  berupaya memperbaiki ranking serta menargetkan raihan medali pada Kejuaran Dunia Junior angkat besi ini. Saat ini, Windy telah mengantongi tike ke Olimpiade Tokyo setelah mengamankan posisi di rangking delapan besar dunia. 
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.