Menpora dan Kapolri Bahas Kelanjutan Izin Liga 1 dan Format Kompetisi Hari Ini

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai melakukan pertemuan pada Senin, 8 Februari 2021. Tempo/Istimewa

    Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai melakukan pertemuan pada Senin, 8 Februari 2021. Tempo/Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jederal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali akan bertemu pada Senin sore 31 Mei 2021. Keduanya berencana membahas kelanjutan pemberian izin kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2 tahun ini.

    "Mudah-mudahan nggak ada halangan, kalau semua rekomendasinya dapat pasti Pak Kapolri memberikan izin," kata Asisten Operasional Kepolisian RI Inspektur Jenderal Imam Sugianto Imam saat dihubungi Tempo, Senin, 31 Mei 2021.

    Sebelumnya, Imam menyatakan bahwa Polri akan mengeluarkan surat izin keramaian untuk Liga 1 dan Liga 2 pada 27 Mei 2021. Kebijakan itu diambil setelah rapat dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, PSSI, dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Dalam rapat koordinasi tersebut, PSSI dan PT LIB memaparkan rencana dan skema bergulirnya Liga 1 mulai dari penyelenggaraan hingga keamanan.

    Mengenai format Liga 1, Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto mengatakan bakal digelar dengan menggunakan sistem gelembung atau bubble to bubble. Konsep tersebut, kata dia, pernah diterapkan dalam turnamen Piala Menpora 2021.

    "Liga 1 tetap dengan kompetisi penuh dengan 306 pertandingan tapi sistemnya dibedakan. Tadinya home and away masing-masing, sekarang menjadi sistem bubble to bubble dengan konsep sama seperti Piala Menpora," kata Iwan.

    Ia melanjutkan, "Tapi, karena jumlah pertandingan hampir 10 kali lipat Piala Menpora kemarin maka kami menggunakan sistem series. Artinya ada 1,5 bulan mereka dalam satu kota dan bertanding di beberapa Stadion."

    Dengan sistem tersebut, semua klub bisa kembali ke kampung halamannya masing-masing saat jeda kompetisi untuk latihan atau menghilangkan kejenuhan. Para pemain dan klub akan kembali lagi ke sistem bubble yang pertama. Jumlah series yang disiapkan untuk Liga 1 nanti ada 6 series dan tentunya kotanya berubah-ubah.

    "Jadi kotanya dimulai dari series DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Setelah istirahat, masuk series kedua di Jawa Tengah, Yogyakarta. Kemudian masuk lagi series ketiga di Jaawa Timur, istirahat dan kemudian mulai lagi series keempat di Jawa Timur, series kelima di Jawa Tengah-Jogja dan terakhir series keenam di DKI-Jabar-Banten," kata Iwan menjelaskan.

    "Jadi kemungkinan ada 6 series yang dilaksanakan. Target selesai Maret 2022. Waktu mulainya saja yang tadinya 3 juli mungkin jadi 10 juli sambil menunggu pertandingan wakil Indonesia di AFC," kata Iwan. Adapun kompetisi Liga 2, setiap klub akan dibagi empat grup. Masing-masing grup dihuni enam klub.

    Baca juga : Kepolisian Dikabarkan Sudah Terbitkan Izin Kompetisi Liga 1 dan Liga 2


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.