Hari Sepeda Dunia: Simak 10 Manfaat dan Tips Aman Bersepeda Selama Pandemi

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bersepeda di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Ahad, 30 Mei 2021. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan jalur khusus untuk sepeda balap (road bike). TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga bersepeda di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Ahad, 30 Mei 2021. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan jalur khusus untuk sepeda balap (road bike). TEMPO/M Taufan Rengganis

    5. Kesehatan mental
    Bersepeda juga dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mental. Sebuah studi pada 2019 menyoroti hubungan antara olahraga bersepeda dan kesehatan mental, serta peningkatan dalam beberapa fungsi kognitif. Selain meningkatkan fungsi kognitif, olahraga teratur dapat membantu mengurangi kecemasan dan depresi.

    6. Tingkat kebugaran
    Banyak pedoman kesehatan yang merekomendasikan untuk melakukan latihan aerobik secara teratur, seperti bersepeda, berjalan, berlari, atau berenang karena sangat berguna untuk kebugaran dan orang dapat mengubah intensitasnya sesuai dengan kebutuhan mereka. Satu studi pada 2017 menunjukkan, orang yang sering bersepeda biasanya lebih bugar daripada orang yang melakukan aktivitas fisik lainnya.

    7. Dampak rendah
    Bersepeda termasuk salah satu bentuk latihan berdampak rendah. Dengan risiko yang minim, bersepeda menjadi pilihan yang aman untuk orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang dengan persendian yang lemah atau rusak.

    Ahli bedah ortopedi dapat merekomendasikan bersepeda di permukaan datar atau di dalam ruangan setelah operasi seperti artroplasti pinggul dan lutut total. Sifat latihan yang berdampak rendah dapat mengakomodasi berbagai cedera dan kecacatan sambil tetap memungkinkan seseorang untuk aktif.

    8. Ramah lingkungan
    Bersepeda adalah moda transportasi perkotaan yang paling berkelanjutan dan hampir tidak menyebabkan kerusakan lingkungan. Bersepeda juga membutuhkan sedikit ruang dan ekonomis untuk pengendara sepeda dan infrastruktur publik.

    9. Keseimbangan dan koordinasi
    Bersepeda dapat merangsang daerah motorik di sistem saraf pusat dan mengaktifkan korteks serebral, yang dapat membantu meningkatkan pembelajaran dan keseimbangan motorik. Inilah alasan para ahli merekomendasikan bersepeda sebagai bagian dari program rehabilitasi yang efektif untuk orang-orang yang mengalami masalah keseimbangan dan masalah berjalan. Bersepeda juga dapat membantu seseorang meningkatkan stabilitas inti mereka, yang dapat membantu mencegah cedera.

    10. Mudah dilakukan
    Bersepeda termasuk jenis aktivitas fisik yang relatif mudah dilakukan, karena memerlukan keterampilan utama, dan menggabungkan mobilitas dengan aktivitas fisik, sehingga dapat diakses oleh segmen besar populasi. Orang-orang juga dapat memasukkan bersepeda ke dalam kehidupan mereka dengan banyak cara, seperti bersepeda di sekitar rumah, sebagai metode perjalanan, atau sebagai hiburan.

    Baca juga : Lewis Hamilton Ikut Bela Naomi Osaka: Kesehatan Mental Bukan Lelucon

    Berikutnya 6 tips aman bersepeda...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.