Anies Baswedan: IBL 2021 Bisa Jadi Contoh Sukses Kompetisi Saat Pandemi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket Pelita Jaya Bakrie Jakarta Andakara Prastawa Dhyaksa (kanan) dan Agassi Yeshe Goantara (kiri) usai berhasil menang melawan Satria Muda Pertamina Jakarta dalam gim kedua Final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 di Britama Arena, Jakarta, Jumat 4 Juni 2021. Pelita Jaya Bakrie Jakarta menang atas Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor 71-65. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Pebasket Pelita Jaya Bakrie Jakarta Andakara Prastawa Dhyaksa (kanan) dan Agassi Yeshe Goantara (kiri) usai berhasil menang melawan Satria Muda Pertamina Jakarta dalam gim kedua Final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 di Britama Arena, Jakarta, Jumat 4 Juni 2021. Pelita Jaya Bakrie Jakarta menang atas Satria Muda Pertamina Jakarta dengan skor 71-65. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan kesuksesan Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2021 bisa menjadi contoh bagi kompetisi-kompetisi profesional lainnya yang akan digelar dalam situasi pandemi COVID-19.

    Seusai menyaksikan langsung gim kedua final IBL 2021 antara Pelita Jaya Bakrie Jakarta melawan Satria Muda Pertamina Jakarta di Mahaka Square Arena, Jakarta, Jumat malam, Anies menilai IBL 2021 yang sudah bergulir sejak Maret lalu itu layak dicontoh karena persiapan yang matang terutama terkait protokol kesehatan.

    “Saya apresiasi, perjuangan ini tidak mudah. Usaha keras IBL menggelar kompetisi bisa menumbuhkan semangat masyarakat di tengah pandemi,” ujar Anies dikutip dari laman resmi IBL.

    Gubernur Anies Baswedan. Dok: Humas Pemprov

    “IBL menjadi contoh pelaksanaan protokol kesehatan untuk liga-liga lainnya,” katanya lagi.

    Pelita Jaya Bakrie Jakarta menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah merebut kemenangan dalam gim kedua final IBL 2021 dengan skor 71-65 atas Satria Muda Pertamina Jakarta di Mahaka Square Arena, Jakarta, Jumat.

    Kemenangan yang dikantungi Andakara Prastawa dan kawan-kawan itu pun memaksa gim ketiga final dimainkan pada Minggu (6 Juni).

    Anies yang menonton pertandingan hingga tuntas pun mengaku sangat menikmati laga basket antara dua tim ibu kota tersebut.

    “Gimnya seru dan menegangkan, tadinya diduga skor akan jauh, tetapi kemudian mendekat. Seru, kedua tim tampil bagus dan bersemangat. Hari Minggu, pertandingan akan menentukan dan seru. Saya akan hadir lagi,” kata Anies Baswedan.

    Baca Juga: Jadwal MotoGP Catalunya Sabtu Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.