MotoGP Catalunya: Johann Zarco Senang Bisa Tempel Fabio Quartararo di Klasemen

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Red Bull KTM, Miguel Oliveira, mengangkat t-shirt sebagai penghormatan kepada Jason Dupasquier yang meninggal saat sesi kualifikasi minggu lalu, di podium MotoGP Catalunya di Circuit de Barcelona, Catalunya,  Spanyol, Ahad, 6 Juni 2021. Posisi kedua ditempati oleh Johann Zarco dari Pramac Racing dan Jack Miller dari Tim Lenovo Ducati. REUTERS/Albert Gea

    Pembalap Red Bull KTM, Miguel Oliveira, mengangkat t-shirt sebagai penghormatan kepada Jason Dupasquier yang meninggal saat sesi kualifikasi minggu lalu, di podium MotoGP Catalunya di Circuit de Barcelona, Catalunya, Spanyol, Ahad, 6 Juni 2021. Posisi kedua ditempati oleh Johann Zarco dari Pramac Racing dan Jack Miller dari Tim Lenovo Ducati. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, JakartaJohann Zarco merebut kembali poin berharga saat mengakhiri balapan di tempat kedua saat balapan di MotoGP Catalunya, Ahad kemarin. Pembalap Pramac Ducati itu berada di belakang pembalap KTM Miguel Oliveira dan berhasil menempel Fabio Quartararo di papan klasemen sementara.

    Meski gagal naik podium, Quartararo mampu mempertahankan posisinya di puncak klasemen pembalap MotoGP. Ia mengemas 118 poin, masih unggul 17 poin dari Zarco yang finis kedua di Barcelona.

    Zarco tertinggal lebih dari tiga detik di awal balapan. Namun, ia berhasil menutup gap sekitar 0,3 detik dari Oliveira di akhir balapan. Zarco pun mengaku senang dengan podiumnya kali ini. "Saya senang bisa finis kedua. Dua lap terakhir saya benar-benar mendorong motor saya untuk mengejar Miguel," kata Zarco dikutip dari Crash, Ahad, 6 Juni 2021.

    “Saya sudah berpikir untuk mendekatinya tetapi saya tidak memiliki cukup waktu, jadi lebih baik finis kedua. Ketika Anda mencoba mengejar pembalap lain untuk kemenangan, itu berarti Anda akan tetap berada di tempat kedua. Dengan kesalahan apa pun yang terjadi, finis di posisi kedua tetap bagus," ujar dia.

    Pembalap asal Prancis itu melanjutkan, “Secara keseluruhan ini lebih baik dari apa yang saya harapkan kemarin. Saya bisa melihat bahwa saya memiliki kontrol yang baik dari belakang. Saya mencoba untuk tidak melakukan kesalahan di awal balapan, tetapi saya kehilangan beberapa posisi dan yang lain juga menyerang. Saya menyalip Aleix Espargaro, lalu Marc Marquez, dan setelah itu saya harus mulai sedikit lebih agresif.”

    Zarco menganggap pembalap terberat untuk dilewati adalah Jack Miller. Menurut dia, keterlambatan sistem pengereman membuatnya sangat sulit menyalip pembalap asal Australia itu. “Dengan Jack, sulit untuk menyalipnya karena dia mengerem dengan keras di tikungan pertama. Saya tidak bisa menyalip dan saya pikir kehilangan sedikit waktu dan saya juga mendapatkan ban yang terlalu sedikit panas di belakangnya."

    “Tapi, saya senang bisa menyalipnya dan mencoba mengejar Fabio Quartararo dan Joan Mir. Balapan ini juga menghabiskan banyak energi, tetapi saya menikmati podium ini. Sempurna," kata Johann Zarco menambahkan.

    Baca juga : Klasemen MotoGP Usai Balapan di Catalunya: Quartararo dan Zarco Tetap di 2 Besar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.