Final French Open 2021: Mengenal Sosok Unik Anastasia Pavlyuchenkova

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anastasia Pavlyuchenkova. REUTERS/Sarah Meyssonnier

    Anastasia Pavlyuchenkova. REUTERS/Sarah Meyssonnier

    TEMPO.CO, JakartaAnastasia Pavlyuchenkova telah menempuh perjalanan panjang untuk mencapai final grand slam pertamanya. Petenis Rusia itu baru bisa melakukannya dalam usahanya yang ke-52, yakni di final French Open 2021.

    Kondisi itu mungkin tak terbayangkan pada 2006. Kala itu, dalam usia 14 tahun, ia mampu merebut gelar junior Australia Terbuka. Ia digadang-gadang akan mengikuti jejak Maria Sharapova dan Svetlana Kuznetsova, rekan senegaranya yang jadi langganan juara di arena Grand Slam.

    Tapi, ternyata ia harus menapaki jejak panjang. Torehan terbaiknya hanyalah enam kali perempat final, hingga 2021. Ia akhirnya mencapai final pertamanya, di French Open, dengan mengalahkan petenis Slovenia Tamara Zidansek dengan dua set langsung 7-5, 6-3.

    Anastasia Pavlyuchenkova. REUTERS/Gonzalo Fuentes

    Itu adalah turnamen Grand Slam ke-52 yang dijalaninya di level GSslam. Tidak ada petenis wanita lain yang harus melakukan begitu banyak upaya untuk mencapai final Grand Slam. Sebelumnya, jumlah tertinggi adalah 44 tampilan, yang dibutuhkan petenis Italia Roberta Vinci sebelum dia mencapai final AS Terbuka 2015.

    Tapi, angka itu tidak berarti karier Pavlyuchenkova mengecewakan. Petenis 29 tahun itu memiliki 12 gelar WTA dan telah mengumpulkan lebih dari US$ 10 juta (Rp 141 miliar) dari hadiah.

    Ditanya apa yang akan dikatakan dirinya yang berusia 14 tahun untuk kondisi yang dialaminya ini, Pavlyuchenkova berkata, "Apa yang akan dia katakan? Apa yang membuatmu begitu lama? Sulit untuk benar-benar membicarakannya sekarang."

    "Ini adalah jalan yang panjang. Saya memiliki jalan panjang yang khusus. Setiap orang memiliki cara yang berbeda. Saya tidak tahu. Saya hanya senang berada di final."

    Pavlyuchenkova, peringkat 32 dunia, menunjukkan semua pengalaman itu pada hari Kamis untuk mengakhiri perlawanan Zidansek yang berperingkat 85. Di babak final, ia akan menghadapi petenis non-unggulan asal Republik Cek, Barbora Krejcikova, yang menyingkirkan Maria Sakkari dari Yunani.

    Pavlyuchenkova mengakui semua yang dialaminya ini sedikit tidak terduga. "Saya benar-benar tidak menyangka tahun ini berada di final. Saya kira Anda tidak bisa mengharapkan hal-hal seperti itu," kata dia.

    "Saya hanya berkata pada diri sendiri, Anda tahu, tahun ini mari kita lakukan apa pun yang diperlukan, apa pun yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan permainan Anda."

    "Mulai bekerja dengan psikolog olahraga, semuanya. Saya hanya ingin mencobanya jadi saya tidak menyesal setelahnya."

    Laga final French Open antara Anastasia Pavlyuchenkova dan Barbora Krejcikova akan berlangsung Sabtu malam, 12 Juni 2021, mulai 20.00 WIB.

    Profil Anastasia Pavlyuchenkova
    Nama Lengkap: Anastasia Sergeyevna Pavlyuchenkova
    Negara: Rusia
    Domisili: Moskow, Rusia, dan Nice, Prancis
    Lahir: Samara, 3 Juli 1991.
    Rekor menang-kalah: 437-302 (59,1%)
    Peringkat tertinggi: 13 (4 Juli 2011)
    Peringkat saat ini: 32
    Gelar juara: 12
    Prestasi di Grand Slam: belum pernah juara di grand slam (finalis French Open 2021).

    REUTERS

    Baca Juga: Jadwal Semifinal French Open: Laga Akbar Nadal vs Djokovic Jumat Malam Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.