UEFA Siapkan Rencana Darurat Jika Final Euro 2020 Batal di Stadion Wembley

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Euro 2020 logo di luar Stasion King's Cross London, Inggris, 4 Juni, 2021. REUTERS/Peter Nicholls

    Logo Euro 2020 logo di luar Stasion King's Cross London, Inggris, 4 Juni, 2021. REUTERS/Peter Nicholls

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) mengatakan bahwa mereka masih yakin partai semifinal dan final Piala Eropa atau Euro 2020 akan diadakan di Stadion Wembley, London, Inggris. Meski begitu, UEFA memiliki sebuah rencana darurat jika Inggris masih menolak untuk mengendurkan aturan karantina bagi suporter atau perwakilan negara lain.

    Menurut laporan The Times pada Jumat, 18 Juni 2021, pertandingan final dapat dipindahkan dari London ke Budapest. Pemerintah Inggris sendiri menunda pencabutan semua pembatasan hingga 19 Juli mendatang. Adapun sebagian besar negara di Euro 2020 masuk dalam daftar kuning atau merah Inggris terkait kasus Covid-19.

    Kapasitas Wembley akan diatur sebanyak 22.500 untuk pertandingan fase grup di Euro 2020. Namun, jumlah itu akan ditambah menjadi 45.000 orang atau sekitar 50 persen kapasitas penuh stadion untuk pertandingan di fase gugur. Dari semua tuan rumah Euro 2020, hanya Puskas Arena yang diizinkan mengisi penuh sesuai kapasitas stadion sebanyak 67.000 penonton.

    Pada Mei lalu, UEFA memindahkan final Liga Champions dari Istanbul ke Porto karena pembatasan virus corona yang berdampak pada perjalanan dari dan ke Turki. UEFA sempat bertemu dengan pejabat pemerintah dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk membahas kemungkinan Wembley menjadi tuan rumah pertandingan antara Chelsea dan Manchester City. Namun, tidak ada kesepakatan tentang pengecualian karantina untuk sponsor, VIP, dan penyiar.

    Kini pemerintah Inggris sedang berdiskusi dengan UEFA mengenai rencana menggelar semifinal dan final Euro 2020 yang aman dan terjamin. Namun, UEFA menytakan masih belum ada keputusan yang dibuat mengenai pengecualian aturan karantina.

    "Kami memahami tekanan yang dihadapi pemerintah dan berharap dapat mencapai kesimpulan yang memuaskan dari diskusi kami tentang masalah ini," kata UEFA dalam sebuah pernyataan yang dikutip BBC Sports. "Selalu ada rencana darurat, tetapi kami yakin pekan terakhir akan digelar di London."

    Dublin dan Bilbao awalnya termasuk kota tuan rumah Euro 2020. Namun, keduanya dicoret setelah tidak dapat menjamin kehadiran penonton. Partai final Piala Eropa 2020 akan digelar pada 11 Juli 2021.

    Baca juga : Hasil Bola Euro 2020: Swedia vs Slovakia 1-0, Gol Penalti Forsberg Jadi Pembeda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.