MotoGP: Fabio Quartararo Sempat Tertekan Karena Valentino Rossi

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. REUTERS/Yves Herman

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo. REUTERS/Yves Herman

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, menilai kemenangan pada awal musim MotoGP 2021 di Qatar dan Portugal adalah hasil yang paling mengesankan. Hasil itu membuat pembalap asal Prancis itu berada di puncak klasemen MotoGP sejauh ini.

    Meski meraih sukses di paruh awal musim ini, Quartararo mengakui sempat ada tekanan sebagai pembalap yang menggantikan Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha tersebut. “Sejujurnya di awal tahun saya tidak mendapat tekanan dari tim, tetapi saya lebih banyak mendapatkan tekanan dari luar,” kata Quartararo dikutip dari Crash, Jumat, 2 Juli 2021.

    "Anda berada di posisi Valentino, raja MotoGP dan Anda selalu memiliki tekanan kecil semacam ini. Ada komentar dari beberapa media bahwa saya harus melakukannya dengan baik, Anda memiliki tempat penting dengan tim. Saya berhenti mendengarkannya, dan saya sangat senang dengan kemenangan di Qatar," kata dia.

    Kemenangan besar kedua Quartararo datang di waktu berikutnya di Portimao, Portugal. Hasil itu didapat setelah ia hanya mampu finis di posisi ke-14 bersama Petronas pada musim sebelumnya. "Menang di Partimao adalah sesuatu yang sangat penting. Dalam pikiran saya, tahun sebelumnya adalah bencana, tetapi tahun ini kami luar biasa," kata Quartararo.

    Quartararo menuju ke jeda paruh musim setelah menambahkan dua kemenangan di Mugello dan Assen. Di klasemen MotoGP, ia unggul 34 poin atas rival terdekat Johann Zarco (Pramac Ducati). Itu didapat setelah berhasil naik podium enam kali dari sembilan seri yang telah digelar. Ia hanya gagal mendapatkan poin saat balapan di Jerez karena cedera lengannya.

    "Saya berada dalam momen yang sangat bagus dalam karier saya. Saya memiliki kepercayaan diri ekstra setiap kali berada di atas motor, saya merasa lebih baik. Saya mungkin bisa cepat dan saya ingin menjaga mood ini sampai balapan terakhir musim ini. Kejuaraan masih terbuka lebar dan bagi saya, pembalap lain juga cepat jadi saya tidak ingin membuat kesalahan," kata Fabio Quartararo.

    Baca juga : MotoGP 2021 Masuki Jeda Paruh Musim: Simak Rekap Hasil, Klasemen, Jadwal Sisa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.