Jadwal Tinju Manny Pacquiao vs Errol Spence, Bernard Hopkins Beri Wejangan Ini

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manny Pacquiao dan  Gennady Golovkin. (i2.wp.com_

    Manny Pacquiao dan Gennady Golovkin. (i2.wp.com_

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan juara tinju dunia dua divisi, Bernard Hopkins, kerap menjadi tolok ukur bagi setiap petinju yang ingin comeback dalam persaingan perebutan gelar. Hopkins membuat rekor, pada usia 46, dengan menjadi petarung tertua dalam sejarah tinju yang merebut gelar dunia.

    Dua tahun kemudian, ia memecahkan rekornya sendiri pada usia 48 tahun dengan memenangkan gelar kelas berat ringan lainnya. Pada tahun 2013, ia meraih kemenangan mutlak atas Tavoris Cloud, lawan yang berusia 17 lebih muda. Hopkins pun meraih mahkota kelas berat ringan WBC dari kemenangan itu.

    Manny Pacquiao, 42 tahun dan satu-satunya juara dunia delapan divisi dalam sejarah tinju dunia, akan berusaha untuk membalikkan waktu pada 21 Agustus 2021. Ia akan kembali ke atas ring dengan menantang juara kelas welter WBC dan IBF Errol Spence Jr.

    Bernard Hopkins. (instagram/@bhopdaalien)

    Spence tidak terkalahkan, lebih muda, lebih kuat. Ia juga petinju yang terampil dan menjadi favorit kuat untuk memenangkan pertarungan melawan Pacquiao. Para ahli memandang Spence sebagai salah satu petarung pound-for-pound terbaik dalam olahraga ini.

    Namun, Hopkins tidak mengesampingkan peluang Pacquiao. “Keuntungan secara mental ada pada Pacquiao. Kita semua tahu sejauh pengalaman berjalan, bahwa bersama dengan ledakan energi yang telah kita lihat dalam sejarah pertarungan di mana orang-orang yang kita kenal bisa menjadi begitu berbahaya. Tetapi, kita tidak tahu apakah dia akan tampil sebaik itu," kata dia.

    Manny Pacquiao bersalaman dengan Errol Spence Jr. (Rex Features/The Sun)

    Hopkins melanjutkan, "Itulah jenis perasaan yang saya dapatkan ketika saya mendengar tentang pertarungan ini. Ada petarung seperti Manny yang telah melihat setiap gaya dan telah berada dalam setiap situasi yang tidak bersahabat. Salah satu kualitas terbaik Pacquiao adalah gerak kakinya."

    Untuk mengganggu gerak kaki itu, Hopkins menjelaskan, Spence harus menggunakan jabnya sebagai senjata utamanya untuk mengendalikan pertarungan. “Jab itu penting dan Spence harus mengontrol jabnya. Karena jab itu mengganggu Anda, itu mengacaukan ritme petarung lawannya," ujar dia.

    "Manny Pacquiao hebat dengan gerakannya yang cepat selama 15 tahun dan dia akan mengalahkan Anda dengan kakinya terlebih dahulu. Lalu Anda menyerah dan setelah itu dia akan memukul Anda," kata Hopkins.

    Baca juga : Tinju Dunia: WBA Tolak Pemulihan Gelar Manny Pacquiao di Kelas Welter

    Baca juga : Jadwal Tinju Dunia: Deontay Wilder Geram Usai Duel vs Tyson Fury Ditunda 3 Bulan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.