Petenis Taiwan Juara Ganda Putri Wimbledon Ketiga Kalinya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duet ganda putri Hsieh Su-wei asal Taiwan (kanan) dan petenis Belgia Elise Mertens memamerkan trofi kemenangan mereka setelah memenangkan final Wimbledon atas ganda putri Rusia Elena Vesnina dan Veronika Kudermetova di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris, Sabtu 10 Juli 2021. (ANTARA/REUTERS/TOBY MELVILLE)

    Duet ganda putri Hsieh Su-wei asal Taiwan (kanan) dan petenis Belgia Elise Mertens memamerkan trofi kemenangan mereka setelah memenangkan final Wimbledon atas ganda putri Rusia Elena Vesnina dan Veronika Kudermetova di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris, Sabtu 10 Juli 2021. (ANTARA/REUTERS/TOBY MELVILLE)

    TEMPO.CO, JakartaPetenis putri Taiwan Hsieh Su-wei untuk ketiga kalinya menyabet gelar juara ganda putri Wimbledon. Tahun ini, Hsieh melakukannya berpasangan dengan Elise Mertens dari Belgia. 

    Pasangan itu mengalahkan ganda putri Rusia, Veronika Kudermetova dan Elena Vesnina, di final, Sabtu waktu setempat, 10 Juli 2021. Laga berlangsung ketat sebelum ganda putri Taiwan-Belgia itu mengakhirinya dengan 3-6 7-5 9-7.

    Ini adalah kemenangan Wimbledon kedua berturut-turut bagi Hsieh setelah bersama dengan Barbora Strycova--kini pensiun--menjuarai edisi 2019. Dia juga menjuarai ganda putri Wimbledon pada 2013 bersama Feng Shuai.

    Kudermetova dan Vesnina yang non unggulan sebenarnya mendapatkan dua kali match point pada kedudukan 5-4 set kedua. Match point yang kedua menciptakan reli luar biasa panjang yang akhirnya dimenangkan Hsieh dengan sebuah pukulan voli.

    Set ketiga tetap sengit, dengan lagi-lagi Hsieh yang berusia 35 tahun kemudian mengakhiri pertandingan mencekam itu dengan pukulan backhand. "Rasanya seperti tujuh jam," kata Mertens mengenai pertarungan dua setengah jam di Centre Court Wimbledon, Inggris, yang penuh sesak oleh penonton itu.

    "Gugup tetapi pada akhirnya kami berhasil dengan baik. Kami senang sekali kami bisa menutupnya," kata Mertens lagi seperti dikutip Reuters.

    Baca juga:
    Pendaratan Pesawat Ulang Alik Ungkap Dugaan Area 51 versi Cina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.