Euro 2020: Seorang Tewas dan Belasan Luka-luka dalam Selebrasi Timnas Italia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Timnas Italia yang baru menjuarai Euro 2020 berselebrasi bersama suporter di Roma, 12 Juli 2021. REUTERS/Yara Nardi

    Para pemain Timnas Italia yang baru menjuarai Euro 2020 berselebrasi bersama suporter di Roma, 12 Juli 2021. REUTERS/Yara Nardi

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebrasi suporter dalam merayakan keberhasilan Timnas Italia menjuarai Euro 2021 memakan korban. Seorang tewas dan beberapa cedera dalam rangkaian perayaan yang dilakukan setelah Azzurri mengalahkan Inggris dalam final Euro 2020, 11 Juli 2021.

    Seorang pemuda berusia 22 tahun meninggal akibat kecelakaan mobil di Caltagirone, Sicilia, setelah dia bergegas ke tengah kota untuk mengikuti pesta kemenangan, kata polisi seperti dikutip Reuters.

    Timnas Italia berkendara melalui lautan suporter Roma, 12 Juli 2021, dalam tur bus terbuka setelah menjuarai Euro 2020. REUTERS/Guglielmo Mangiapane

    Di ibu kota finansial Milan, 15 orang terluka yang tiga di antaranya parah akibat pesta liar seusai laga final itu. Salah satu dari mereka kehilangan tiga jari setelah kembang api meledak saat dipegangnya.

    Di sebuah kota dekat kota Foggia, polisi meyakini seorang pembunuh bayaran memanfaatkan kekacauan di jalanan untuk menembak mati sasarannya dalam kerumunan itu sebelum melarikan diri dengan sepeda motor.

    Selebrasi suporter Timnas Italia untuk merayakan keberhasilan menjuarai Euro 2021 di Piazza Duomo di depan patung Victor Emmanuel II. REUTERS/Flavio Lo Scalzo

    Korban berusia enam tahun juga terluka akibat serangan itu dan dalam kondisi terluka parah.

    Timnas Italia menjuarai Euro 2020 di London untuk pertama kali sejak 1968 setelah menang adu penalti 3-2 menyusul seri 1-1 selama 120 menit.

    Baca Juga: Jadi Juara Euro 2020, Ini Hadiah yang Dibawa Pulang Timnas Italia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.