PON Papua Tetap Digelar di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Arahan Jokowi ke KONI

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman. Tempo/Irsyan

    Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat harus segera menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah menjelang Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua. Tersisa 80 hari, menurut Ketua KONI Marciano Norman, sejumlah aspek masih harus mendapatkan perhatian lebih intens, seperti pendaftaran atlet yang akan memasuki tahap akhir pada 1 Agustus 2021.

    "Agustus bisa masuk CdM (chef de mission) meeting yang ketiga dan DRM (delegation registration meeting) yang dilakukan di Papua. Kemudian mulai tanggal 15 September, technical delegate dan panitia sudah datang ke Papua dan panpel. Kemudian 19 September atlet sudah akan tiba di Papua karena tanggal 22 September pertandingan sudah akan dimulai mendahului sebelum pembukaan," ujar Marciano dalam keterangan pers secara virtual usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Selasa, 13 Juli 2021.

    Dalam rapat terbatas tersebut, Marciano juga melaporkan kesiapan para atlet yang kini mengikuti pemusatan latihan daerah di 33 provinsi. Sesuai arahan Presiden, kata dia, para atlet ini juga telah mendapatkan prioritas untuk divaksin di daerahnya masing-masing. "Mereka saat ini telah melakukan tahapan-tahapan persiapan akhirnya dan mereka semua sudah divaksin di 33 provinsi dan mendapatkan prioritas dari daerah untuk divaksin," kata dia.

    Untuk keperluan transportasi, KONI Pusat juga telah bekerja sama dengan maskapai Garuda Indonesia untuk menyiapkan beberapa alternatif kebijakan. Alternatif lainnya, kata Marciano, antara lain menyiapkan sewa penerbangan atau memberikan diskon yang akan meringankan kontingen untuk berangkat ke Papua. "Itu sudah terkoordinasikan dengan baik dengan 33 provinsi yang akan datang ke Papua nanti," katanya.

    Selain itu, menurut Marciano, KONI akan melaksanakan sejumlah uji coba di beberapa tempat pertandingan di Kabupaten Merauke dan Kabupaten Jayapura. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menguji tempat pertandingan sebelum pelaksanaan PON dimulai. "Di Kabupaten Mimika dan Kota Jayapura juga sudah diuji coba. Setelah venue exercise, kita akan melakukan beberapa tes event yang dilakukan pada bulan Agustus nanti," ucap dia.

    Marciano memastikan bahwa KONI Pusat mendukung penuh penyelenggaraan PON XX di Papua dan akan memberikan pengalaman terbaik di penyelenggaraan beberapa PON sebelumnya. "Kita berharap PON Papua ini bisa lebih baik dari sebelumnya dan kita juga berharap situasi Covid membaik sehingga PON Papua ini juga bisa menjadikan kebangkitan bangsa Indonesia dari masa pandemi Covid-19 ini," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.