Piala Dunia Catur: Susanto Positif Covid-19, Irene dan Medina Tunggu Hasil Tes

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga wakil Indonesia di Piala Dunia Catur 2021, Susanto Megaranto, Media Warda Aulia, dan Irene Kharisma Sukandar. (instagram/@medinawarda)

    Tiga wakil Indonesia di Piala Dunia Catur 2021, Susanto Megaranto, Media Warda Aulia, dan Irene Kharisma Sukandar. (instagram/@medinawarda)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar soal Susanto Megaranto yang positif Covid-19 saat berlaga di babak kedua Piala Dunia Catur 2021 dibenarkan pecatur Indonesia lainnya, Irena Kharisma Sukandar.

    "Seperti yang Anda ketahui, ini adalah hari yang menyedihkan bagi rekan senegara saya, Megaranto, yang harus kehilangan kesempatan karena tes positif Covid-nya, saya tahu bagaimana dia menantikan pertandingan melawan Caruana di pertandingan ini," tulis Irene Kharisma Sukandar dalam status Facebook-nya, Jumat, 16 Juli 201/21.

    Irene berharap kiprahnya Piala Dunia Catur 2021 Rusia tetap berlanjut meski sudah dua pecatur Indonesia jadi korban Covid.

    Sebelum Susanto, Mohamad Ervan juga tak bisa melanjutkan pertandingan di babak pertama karena tidak lolos tes Covid-19 yang dilakukan panitia sebelum pertandingan kedua di babak pertama menghadapi GM Nodirbek Abdusattorov (2634).

    Adapun Susanto Megaranto sedang menjalani pertandingan pertama babak kedua melawan pecatur Amerika Serikat, GM Fabiano Caruana, saat ofisial dari Federasi Catur Internasional (FIDE) menyatakan dia positif Covid-19. Pecatur putra terbaik Indonesia diminta meninggalkan arena pertandingan dan dinyatakan kalah.

    Menurut Irene, kontingen Indonesia termasuk Susanto telah menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Untuk mengantisipasi kejadian seperti yang dialami Susanto dan Ervan, Irene pun telah melakukan tes PCR sebanyak 5 kali dalam rentan waktu 10 hari selama berada di Rusia.

    Ia kini masih menanti hasilnya untuk memastikan bisa tampil pada pertandingan kedua menghadapi GM Valentina Gunina (2436/Rusia). "Saya tidak keberatan melakukannya (tes PCR) sesering mungkin untuk memastikan keselamatan orang lain juga," tulisnya.

    Selain Irene, WGM Medina Warda Aulia juga diwajibkan menjalani tes PCR serupa. Medina akan menghadapi GM Dronavalli Harika (2515/India).

    Media berharap hasil tesnya menjadi kabar baik. "Karena adanya situasi, jadi kita diwajibkan untuk tes PCR secepatnya atau besok tidak bisa main. Apapun hasilnya besok kita sudah berusaha sebaik mungkin," tulis Medina melalui Instagram usai menjalani tes PCR.

    Medina dan Irene sudah menjalani pertandingan pertama babak kedua. Kedua pecatur wanita Indonesia itu sama-sama menelan kekalahan. Irene kalah dari Valentina Gunina dari Rusia. Sementara Medina ditundukkan pecatur India, Dronavalli Harika.

    Pertandingan kedua dijadwalkan berlangsung hari ini, Jumat, 16 Juli 2021. Irene dan Medina bisa menjalani pertandingan jika hasil PCR negatif. Medina dan Irene akan bertemu di babak ketiga Piala Dunia Catur 2021 jika sama-sama mampu mengalahkan lawan masing-masing di babak kedua.

    IRSYAN HASYIM

    Baca Juga: Positif Covid-19, Susanto Megaranto Terhenti di Babak Kedua Piala Dunia Catur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.