Profil Atlet Olimpiade Tokyo: Duet Serasi Praveen Jordan dan Melati Daeva

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (foto: twitter/@bwfmedia)

    Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (foto: twitter/@bwfmedia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan ganda campuran, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti, akan menjadi salah satu andalan Indonesia di arena Olimpiade Tokyo. Keduanya akan tampil dengan optimistis.

    Melihat hasil undian fase penyisihan grup Olimpiade Tokyo, Praveen/Melati tetap optimistis lolos meski lawan-lawannya tak bisa dianggap enteng.

    "Melihat drawing cukup baik, dalam catatan pertemuan kami belum pernah kalah, tapi ini kan Olimpiade. Jadi, siapapun lawannya tidak boleh lengah," kata Melati.

    Atlet bulu tangkis ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (kanan) dan Melati Daeva Oktavianti (kiri) berlatih di gym. (dokumentasi PP PBSI)

    ADVERTISEMENT

    Praveen/Melati akan berlaga dengan membawa kepercayaan tinggi. Mereka sudah membuktikan diri mampu bersaing di pentas tertinggi, terbukti dengan gelar juara Denmark Open dan French Open 2019, juga All England 2020.

    Pasangan yang kerap dijodoh-jodohkan fans mereka karena dinilai sebagai pasangan serasi itu juga meraih medali emas SEA Games 2019.

    Usia pasangan ini hanya terpaut satu tahun. Praveen lahir di Bontang, 26 April 1993, sementara Melati lahir di Serang, 28 Oktober 1994. Kini, Praveen/Melati menempati posisi keempat dunia versi Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF).

    Di Olimpiade Tokyo, mereka menjadi satu-satunya pasangan ganda campuran yang mewakili Indonesia.Pasangan yang kerap mendapat sebutan "honey couple" itu diharapkan meneruskan jejak Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang berhasil menyabet medali emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

    Pasangan ganda campuran Praveen / Melati Daeva Oktavianti mendapat bonus Rp 450 juta atas  keberhasilan mereka meraih gelar juara di All England 2020, 12 Juni 2020. (badmintonindonesia.org)

    Keduanya bakal memulai perjuangan di Grup C. Mereka tergabung dengan ganda campuran tangguh tuan rumah, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark), dan Simon Wing Hang Leung/Gronya Somerville (Australia).

    Berdasarkan jadwal yang sudah dirilis, Praveen/Melati akan memulai laga di Olimpiade Tokyo melawan Simon/Gronya pada 24 Juli 2021.

    Selanjutnya: Peta Kekuatan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...