Mungkinkah Gregoria Mariska Raih Emas Olimpiade Tokyo? Begini Kata Susy Susanti

Gregoria Mariska Tunjung. Badmintonindonesia.org

TEMPO.CO, Jakarta - Legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti, meneropong peluang Gregoria Mariska Tunjung di Olimpiade Tokyo 2020. Peraih medali emas Olimpiae Barcelona 1992 menyebutkan paham betul jalan Gregoria akan terjal di Tokyo 2020.

"Memang melihat dari prestasi terakhir, mungkin setahun belakangan Jorji kurang pertandingannya. Performanya kalau saya lihat belum bisa teruji," tutur Susy saat dihubungi Tempo, Rabu, 21 Juli 2021. 

Gregoria Mariska Tunjung yang akrab disapa Jorji menjadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Ini akan menjadi debut Gregoria di ajang multievent empat tahunan tersebut.

Pemain 21 tahun itu berhasil lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 setelah menempati peringkat ke-15 Race to Tokyo yang menjadi periode kualifikasi.

Tentu sebuah kebanggaan bagi Gregoria di usianya yang masih muda mampu menjadi tunggal putri yang mewakili Merah Putih di ajang sekelas Olimpiade. Namun, kata Susy,  di samping itu tantangan berat sudah menanti Gregoria.

Jika lolos fase grup, Gregoria berpotensi besar bakal langsung berhadapan dengan tunggal putri peringkat lima dunia, Ratchanok Intanon. Pemain asal Wonogiri itu sudah berulang kali bertemu Intanon, namun hasilnya masih harus berakhir kekalahan.

"Waktu dia juara dunia junior 2017 sebetulnya saya berharap. Lalu, pada 2018, performa Jorji sedang tinggi-tingginya. Dia bisa mengalahkan dan menyulitkan beberapa pemain elite dunia. Dia juga sempat juara (di Finlandia Open 2018)," kata mantan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia ini. 

Susy Susanti. (badmintonindonesia.org)

"Namun, belakangan saya melihat dia seperti stuck. Setelah tahun 2019 itu, dia agak kurang. Bukan menurun, melainkan seperti itu saja performa-nya. Dia sudah nyaris menang, tetapi tidak berhasil," kata Susy Susanti menambahkan. 

Performa Gregoria dalam dua tahun belakangan memang tidak konsisten. Ia kerap kesulitan ketika melawan pemain-pemain top dunia. Gregoria sering mampu melawan di awal gim, namun kendur di akhir gim atau pada gim penentuan.

Meski demikian, Susy Susanti masih menaruh harapan pada Gregoria. Bagi dia, yang sudah kenyang asam garam bulu tangkis apalagi sekelas Olimpiade, segala sesuatu bisa terjadi asalkan berusaha semaksimal mungkin.

"Di Olimpiade, segala sesuatu bisa terjadi. Jadi, bagaimana kondisi terakhir nanti. Memang kalau dilihat dari prestasi mungkin sedikit berat," kata Susy.

"Akan tetapi, kami berharap Olimpiade bisa membangkitkan semangat Jorji dan paling tidak bisa meraih medali. Kalau dilihat dari hitung-hitungannya, Jorji sebagai kuda hitam di sana."

Susy berharap Gregoria bisa termotivasi untuk mendapatkan hasil terbaik di Olimpiade. "Semoga itu memacu Jorji untuk bisa termotivasi dan bermain terbaik. Justru karena dia tanpa beban itu akan lebih bagus," kata dia.

Gregoria bukan tidak menyadari penampilannya yang masih stuck. Menjelang keberatan ke Tokyo, ia  terus mengevaluasi diri. Dalam persiapannya menuju Olimpiade Tokyo 2020, Gregoria lebih banyak mengendalikan aspek mental.

"Di sisi nonteknis, mulai tahun ini saya mencoba untuk konsultasi ke psikolog. Karena masalahnya kan mindset, kalau bisa dbilang saya sudah lumayan lama seperti ini," kata Gregoria.

Menurut dia, permasalahan sejak 2 tahun lalu yakni sering tersusul pada gim penentuan. "Dari tahun 2019 masih begitu-begitu saja masalahnya. Unggul jauh, terkejar lalu kalah."

"Jadi saya merasa perlu ada orang yang bisa pelan-pelan mengubah mindset itu dan membuat saya kembali percaya diri," kata Gregoria lagi.

Cabang olahraga bulu tangkis di Olimpiade Tokyo 2020 akan bergulir pada 24 Juli 2021 hingga 2 Agustus 2021.

IRSYAN HASYIM

Baca Juga: Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032






Bulu Tangkis International Challenge 2022 Baru Masuki Semifinal, Indonesia Sudah Pastikan 2 Gelar Juara

55 menit lalu

Bulu Tangkis International Challenge 2022 Baru Masuki Semifinal, Indonesia Sudah Pastikan 2 Gelar Juara

Turnamen bulu tangkis Indonesia International Challenge 2022 baru memasuki semifinal. Tapi, Indonesia sudah bisa memastikan dua gelar juara.


Hasil Vietnam Open 2022: Ana / Tiwi Lolos ke Semifinal, Berharap Bisa Juara

1 jam lalu

Hasil Vietnam Open 2022: Ana / Tiwi Lolos ke Semifinal, Berharap Bisa Juara

Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi mengincar gelar juara setelah lolos ke semifinal Vietnam Open 2022.


Rekap Hasil Vietnam Open 2022: 5 Wakil Indonesia Lolos ke Babak Semifinal

8 jam lalu

Rekap Hasil Vietnam Open 2022: 5 Wakil Indonesia Lolos ke Babak Semifinal

Berikut hasil turnamen Vietnam Open 2022 di babak perempat final.


Masalah Kevin Sanjaya dan Herry IP Kelar, PBSI Fokus Olimpiade Paris 2024

9 jam lalu

Masalah Kevin Sanjaya dan Herry IP Kelar, PBSI Fokus Olimpiade Paris 2024

Ketua PBSI menilai siklus turnamen setelah pandemi Covid-19 dinilai ikut menjadi pemicu retaknya hubungan Kevin Sanjaya dan Herry IP.


Jadwal BWF World Tour Finals 2022: Digelar di Guangzhou Cina, 14-18 Desember

19 jam lalu

Jadwal BWF World Tour Finals 2022: Digelar di Guangzhou Cina, 14-18 Desember

Federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) memastikan Kota Guangzhou di Cina menjadi lokasi pelaksanaan turnamen akhir tahun BWF World Tour Finals 2022.


Mutiara Ayu Puspitasari Lolos ke Perempat Final Indonesia International Challenge 2022

1 hari lalu

Mutiara Ayu Puspitasari Lolos ke Perempat Final Indonesia International Challenge 2022

Mutiara Ayu Puspitasari melaju ke babak perempat final Indonesia International Challenge 2022.


Hasil Bulu Tangkis Vietnam Open 2022: 9 Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final

1 hari lalu

Hasil Bulu Tangkis Vietnam Open 2022: 9 Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final

Sembilan wakil Indonesia melaju ke babak perempat final turnamen bulu tangkis Vietnam Open 2022.


Vietnam Open 2022: Jadwal Pertandingan Rabu 28 September, Tommy Sugiarto dan Ruselli Hartawan Main

3 hari lalu

Vietnam Open 2022: Jadwal Pertandingan Rabu 28 September, Tommy Sugiarto dan Ruselli Hartawan Main

Pemain Indonesia akan mulai kiprahnya di Vietnam Open 2022 mulai hari ini.


Menpora Siap Jadi Mediator untuk Herry IP dan Kevin Sanjaya Sukamuljo

3 hari lalu

Menpora Siap Jadi Mediator untuk Herry IP dan Kevin Sanjaya Sukamuljo

Menpora yakin PBSI mempunyai solusi untuk menyelesaikan keretakan antara Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pelatihnya Herry Iman Pierngadi.


Herry IP Tak Tahu Alasan Kevin Sanjaya Sukamuljo Enggan Berlatih Bersamanya

4 hari lalu

Herry IP Tak Tahu Alasan Kevin Sanjaya Sukamuljo Enggan Berlatih Bersamanya

"Kalau sudah tidak merasa cocok, ya sudah, tidak usah latihan dengan saya," ujar Herry Iman Pierngadi soal ikeretakan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo.