Olimpiade Tokyo: Rio Waida Jajal Ombak Tsurigasaki, Temukan Papan Selancar Pas

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peselancar Indonesia, Rio Waida. Antara/Fikri Yusuf

    Peselancar Indonesia, Rio Waida. Antara/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Peselancar Indonesia Rio Waida memilih berfokus pada diri sendiri ketimbang mengkhawatirkan kekuatan lawannya saat berlaga di Olimpiade Tokyo. Ia akan berlomba pada Ahad, 25 Juli 2021.

    Sejak tiba di Tokyo pada 18 Juli lalu, Rio sudah mulai menjajal ombak di Pantai Tsurigasaki yang akan menjadi arena pertandingan cabang selancar ombak Olimpiade Tokyo.

    Selama dua hari berlatih, atlet berusia 21 tahun itu sudah mencoba delapan papan selancar untuk mencari papan terbaik yang akan dipakai selama perlombaan.

    “Saya mencoba beberapa papan dan sudah menemukan papan yang bagus. Latihan juga berlangsung baik," kata Rio dalam rilis pers KOI, Rabu.

    ADVERTISEMENT

    "Ombak hari ini masih kecil tapi menjelang pertandingan akan ada badai, jadi kondisi akan berbeda. Sekarang saya mencoba untuk tetap fit dan siap untuk bertanding.” 

    Meski grogi, Rio mengaku sudah cukup berpengalaman tampil di kompetisi internasional. Pengalaman itu menurutnya bakal membantunya agar bisa tampil lepas dan rileks di Tokyo.

    “Pasti ada rasa grogi, tapi karena saya sudah sering ikut pertandingan, sudah mempunyai pengalaman, saya harus rileks dan fokus pada diri sendiri. Jika bisa berselancar seperti biasa pasti saya bisa mengalahkan lawan. Jadi saya harus fokus pada diri sendiri,” ujar atlet yang saat ini tinggal di Bali itu.

    Keyakinan yang sama juga dimiliki pelatih yang mendampinginya, Tipi Jabrik. Tipi yakin Rio mampu mengatasi berbagai macam kondisi ombak Pantai Tsurigasaki.

    “Kondisi ombak seperti apa pun, kami sudah menyiapkan strategi untuk Rio karena ombak kecil atau besar kemampuannya sudah sangat bagus. Apalagi di Jepang, kondisi air tidak terlalu dingin dan juga tidak terlalu panas. Jadi Rio punya kesempatan untuk tampil dengan baik,” katanya.

    Rio lolos ke Olimpiade Tokyo setelah Asosiasi Surfing Internasional (ISA) memasukkan namanya dalam atlet yang lolos ke Olimpiade di turnamen kualifikasi terakhir di ISA World Surfing di El Salvador, akhir Mei lalu.

    Meski gagal menembus lima besar nomor shortboard putra, Rio berhak atas tiket Olimpiade karena peselancar asal Jepang Shun Murakami, yang melaju ke babak final di El Salvador, sudah dinyatakan lolos saat tampil di ISA World Surfing 2019.

    Dengan demikian, slot yang diperoleh Shun Murakami itu dialokasikan ke Rio Waida, yang merupakan peselancar kedua terbaik Asia dalam ISA World Surfing 2019.

    Baca Juga: Simak Profil Rio Waida


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...