Peluang Medali Pertama Indonesia di Olimpiade: Panahan, Menembak, Angkat Besi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petembak Vidya Rafika Rahmatan berlatih dalam Pelatnas cabang menembak di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Jumat 12 Juni 2020. Meski telah memastikan tiket dalam Olimpiade Tokyo melalui petembak Vidya, Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (PB Perbakin) tetap menjalankan Pelatnas selama pandemi COVID-19 dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mengejar target menambah perwakilan Indonesia dalam Olimpiade. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Petembak Vidya Rafika Rahmatan berlatih dalam Pelatnas cabang menembak di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Jumat 12 Juni 2020. Meski telah memastikan tiket dalam Olimpiade Tokyo melalui petembak Vidya, Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (PB Perbakin) tetap menjalankan Pelatnas selama pandemi COVID-19 dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mengejar target menambah perwakilan Indonesia dalam Olimpiade. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Olimpiade Tokyo 2020 akan dibuka secara resmi pada Jumat, 23 Juli 2021. Kontingen Indonesia berpeluang meraih medali sehari setelah upacara pembukaan karena beberapa atletnya akan bertanding.

    Pada Sabtu, 24 Juli 2021, cabang yang akan bertanding antara lain bulu tangkis, menembak, dan angkat besi. Bulu tangkis baru akan memasuki babak penyisihan grup, sedangkan menembak, panahan, dan angkat besi akan langsung memperebutkan medali. 

    Atlet cabang menembak, Vidya Rafika, akan berlaga di nomor 10 meter air rifle putri di Lapangan Tembak Asaka, Tokyo. Pertandingan kualifikasi nomor 10 meter air rifle putri akan berlangsung pada Santu, pukul 08.30 waktu setempat atau pukul 06.30 WIB pada Sabtu pagi. Jika berhasil menembus babak putaran final, Vidya akan berlaga di pertandingan perebutan medali pada pukul 08.45 WIB.

    Peluang merebut medali lainnya hadir di cabang olahraga panahan yang mempertandingkan nomor beregu campuran. Di nomor ini Diananda Choirunissa akan berduet dengan Riau Ega Agata Salsabila. Jika Riau Ega berhalangan maka akan diganti dengan Alvyanto Bags Prastyadi.

    Pertandingan akan dimulai pada pukul 09.30 waktu setempat atau pukul 07.30 WIB. Sementara laga final akan berlangsung pada 14.45 WIB. Cabang olahraga panahan nomor beregu dari babak 64 besar hingga menuju final berlangsung pada hari yang sama.

    Tim Indonesia belum pernah lagi meraih medali dari cabang panahan setelah merebut perak dari beregu putri di Olimpiade 1988. Medali tersebut merupakan medali debut Indonesia di ajang pesta olahraga terakbar di dunia.

    Lifter putri, Windy Cantika Aisah juga mendapat kesempatan mendapatkan medali melalui nomor 49 kilogram pada hari Sabtu. Atlet berusia 19 tahun ini merupakan salah satu dari lima atlet angkat besi yang dikirimkan Indonesia ke Olimpiade Tokyo dan diprediksi memiliki peluang medali. Angkat besi kelas 49 kilogram putri akan diselenggarakan di gedung Tokyo International Forum sejak pukul 07.50 WIB.

    Windy baru saja menjadi juara dunia junior di kelas 49 kilogram di Tashkent, Uzbekistan, pada Mei 2021. Windy juga punya pengalaman menyabet emas SEA Games 2019. Jika berhasil meraih medali, Windy akan meneruskan jejak Raema Lisa Rumbewas, Sri Indriyani, Winarni, Citra Febrianti, dan Sri Wahyuni Agustiani sebagai lifter putri Indonesia yang mempersembahkan medali Olimpiade.

    IRSYAN HASYIM

    Baca Juga: Rio Waida Sudah Jajal Ombak Arena Olimpiade


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.