5 Bintang Tenis yang Akan Jadi Magnet di Olimpiade Tokyo

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Naomi Osaka. REUTERS/Kelly Defina

    Naomi Osaka. REUTERS/Kelly Defina

    TEMPO.CO, JakartaArena tenis Olimpiade Tokyo sudah ditinggal sejumlah nama besar yang memutuskan mundur karena berbagai alasan. Roger Federer, Rafael Nadal, Dominic Thiem, Serena Williams, dan Bianca Andreescu termasuk yang tak akan hadir di Tokyo.

    Meski begitu, tanpa kehadiran mereka, Olimpiade Tokyo masih menyisakan banyak bintang tenis lain. Di antara mereka Novak Djokovic dan Naomi Osaka yang diunggulkan untuk menjadi juara. Ada juga nama lain yang berpeluang membuat kejutan.

    Berikut lima petenis yang patut dinanti di Olimpiade Tokyo, seperti dikutip dari Reuters:


    Naomi Osaka (Jepang)

    Naomi Osaka jadi model sampul Sports Illustrated Swimsuit 2021. Instagram.com/@naomiosaka

    Juara Grand slam empat kali Naomi Osaka digadang-gadang berpeluang kuat untuk meraih emas dalam debutnya di Olimpiade pada laga kandang dan sekaligus menjadi favoritnya, yakni pertandingan lapangan keras.

    Osaka kembali ke kompetisi untuk pertama kalinya dalam dua bulan terakhir setelah mundur dari French Open pada Mei dan melewatkan Wimbledon bulan lalu untuk mengambil jeda usai mengungkapkan kondisi kesehatan mentalnya. 

    Novak Djokovic (Serbia)

    Novak Djokovic. REUTERS/David Gray

    Novak Djokovic akan berburu emas Olimpiade pertamanya. Kemenangan di Tokyo juga akan membuatnya menjadi pemain pria pertama yang menyabet Golden Slam tahun ini setelah menyapu tiga gelar utama Australia Open, French Open dan Wimbledon pada awal Juli.

    Petenis Serbia yang telah mengoleksi 20 gelar Grand Slam itu pernah meraih medali perunggu pada Olimpiade Beijing 2008, namun ia gagal memperbaiki atau bahkan menyamai penampilannya di dua Olimpiade Musim Panas berikutnya setelah takluk dua kali dari Juan Martin Del Potro asal Argentina. 

    Selanjutnya: Swiatek, Murray, Jabeur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.