Begini Perbandingan Kostum Defile Kontingen Indonesia di Olimpiade Rio dan Tokyo

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desain kostum defile Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021. (Foto: Tangkapan layar/Tempo/Irsyan)

    Desain kostum defile Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2021. (Foto: Tangkapan layar/Tempo/Irsyan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kontingen Indonesia menyertakan 10 wakil dalam defile pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, Jumat, 23 Juli 202, mulai 18.00 WIB. Tim Merah Putih mendapat urutan ke-22 pada defile pembukaan dengan tema "United by Emotion" itu.

    Chef de Mission Rosan P. Roeslani menjelaskan konsep defile tim Indonesia. Berkekuatan 28 atlet plus 1 alternatif atlet, tim Merah Putih akan tampil dalam parade atlet. Namun, menyesuaikan protokol kesehatan, panitia pelaksana pun membatasi jumlah atlet yang tampil dalam upacara pembukaan tersebut maksimum 10 orang.

    Kostum defile yang digunakan kontingen Indonesia dalam parade atlet akan mengenakan jas sporty warna putih dan merah sesuai dengan lambang bendera Merah Putih. Desain kostum defile ini dikerjakan oleh The Diplomat Tailor.

    Sementara itu, Rosan sebagai pimpinan kontingen akan mengenakan baju daerah adat Betawi bernuansa putih
    dengan sarung dan peci Merah.

    Sedangkan, peselancar Rio Waida sebagai pembawa bendera akan mengenakan baju adat Bali Payas Madya, yakni kemeja putih dan beskap hitam serta kain batik Bali gemerlap emas. Penampilannya akan dipadupadankan dengan sandal tradisional Jepang, tatami.

    Rio berada di barisan terdepan diikuti lifter nasional Nurul Akmal, perenang Aflah Fadlan Prawira dan Azzahra Permatahani serta lima pelatih Dirdja Wihardja (angkat besi), Rionny Mainaky (bulu tangkis), Permadi Sandra Wibowo (panahan), Donny Budiarto Utomo (renang), dan Tipi Jabrik Noventin (pelatih surfing).

    Kostum kontigen Indonesia pada pembukaan Olimpiade Tokyo berbeda jauh dengan ketika mengikuti rangkaian acara pembukaan Olimpiade di Rio de Janeiro 2016. Lima tahun silam, kostum kontingen Indonesia, yang masuk setelah kontingen asal India, sempat mendapat pujian banyak pihak.

    Di antara 28 atlet yang dikirim Indonesia, tampak atlet lompat jauh kebanggaan Indonesia, Maria Natalia Londa, membawa bendera beriringan dengan atlet berpakaian adat Bali, Papua, dan Lampung di barisan depan.

    Atlet Indonesia mengikuti upacara pembukaan Olimpiade di Rio de Janeiro, Brasil,6 Agustus 2016. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Sementara itu, atlet lain mengenakan jas putih bercorak Garuda merah dan batik parang sambil membawa bendera merah putih berukuran kecil. Kostum defile pada Olimpiade Rio dikerjakan oleh Prima Suci Ariani.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.