Dustin Poirier Kritik McGregor Usai Kalah di UFC 264: Jangan Banyak Alasan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi Dustin Poirier dan Conor McGregor saat saling menyerang dalam duel UFC 264 di Las Vegas, Nevada, 11 Juli 2021. Ini menjadi kemenangan kedua yang diraih Poirier atas McGregor. Foto: Gary A. Vasquez-USA TODAY Sports

    Aksi Dustin Poirier dan Conor McGregor saat saling menyerang dalam duel UFC 264 di Las Vegas, Nevada, 11 Juli 2021. Ini menjadi kemenangan kedua yang diraih Poirier atas McGregor. Foto: Gary A. Vasquez-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, Jakarta - Dustin Poirier berhasil memenangkan pertarungan ketiga melawan Conor McGregor di UFC 264. Ia berhasil menjadi pemenang setelah petarung MMA asal Irlandia itu mengalami cedera serius, yaitu patah angkle, di ronde pertama.

    Setelah pertarungan itu, McGregor sempat mengeluarkan hinaan kepada Poirier. Tak lama setelahnya, petarung berusia 32 tahun itu juga mengungkapkan bahwa ia sudah mengalami cedera kaki sebelum pertandingan. Bagi Poirier, hal itu menunjukkan bahwa McGregor punya banyak alasan untuk mengelak dari kekalahannya.

    "Ada banyak alasan di pertandingan terakhir juga. Dia berbicara bahwa dia sedang bersiap-siap untuk bertinju. Dia tidak fokus pada seni bela diri campuran. Dia bersiap-siap untuk melawan Manny Pacquiao. Anda tahu dia terlalu banyak alasan," kata dia dikutip dari Marca, 24 Juli 2021.

    Petarung UFC asal Amerika Serikat itu meneruskan, "Secara mental, saya hanya merasa dia terlalu lemah. Namun, saya mencoba untuk tidak membaca terlalu jauh ke dalamnya atau berusaha turun membaca video yang keluar dan apa yang McGregor atau orang lain katakan."

    “Ini adalah kemenangan dalam catatan karier saya. Saya tahu apa yang perlu saya lakukan dalam pertarungan saya, sejak pra-pertarungan dan di kamp pelatihan saya. Saya melewati dan memeriksa semua hal yang perlu saya periksa, memberikan segalanya, dan pergi ke sana. Sementara dia terlalu berisik."

    Setelah pertarungan ketiga di UFC 264, McGregor tidak segan-segan meneriakkan hinaan dan ancaman kepada Poirier dan istrinya, Jolie, saat mereka meninggalkan ring. Meski sudah terbiasa dengan kepribadian McGregor, baik di media sosial dan maupun di depan kamera, Poirier terkejut dengan reaksi lawannya tersebut.

    "Itu sedikit mengejutkan. Tidak ada batasan untuk orang ini berbicara dan hal-hal yang akan dia lakukan. Saya terkejut dengan patah kaki dia duduk di sana masih bisa berbicara, tetapi hal-hal yang dia katakan, saya tidak terkejut karena dia berbicara seperti orang gila sepanjang pekan," kata Dustin Poirier.

    Baca juga : MMA: Khabib Nurmagomedov Kritik McGregor Hanya Peduli Soal Uang dan Ketenaran

    Baca juga : Errol Spence: Mengalahkan Manny Pacquiao Bukti Saya Petinju Terbaik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.