Mengenal Uta dan Hifumi Abe, Kakak Beradik yang Raih Emas Olimpiade di Hari Sama

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Uta Abe dan Hifumi Abe. (instagram/@hifumi.abe)

    Uta Abe dan Hifumi Abe. (instagram/@hifumi.abe)

    TEMPO.CO, Jakarta - Panggung penganugerahan medali Olimpiade Tokyo menghadirkan sosok unik: Uta Abe dan Hifumi Abe, dua bersaudara yang sama-sama meraih emas di nomor berbeda.

    Uta Abe dan Hifumi Abe menjadi kebanggaan masyarakat Jepang. Keduanya mampu mendongkrak perolehan medali kontingen tuan rumah dari cabang judo. Kakak beradik ini meraih emas dari nomor berbeda, di hari yang sama, Ahad, 25 Juli 2021.

    Hifumi Abe, sang kakak yang berusia 23 tahun, meraih emas di kelas 66 kilogram putra. Di final, ia mengalahkan judoka Georgia, Vazha Margvelashvili.

    Hifumi Abe meraih emas Olimpiade Tokyo. REUTERS/Sergio Perez

    Hanya selang beberapa jam, adiknya, Uta Abe, 21 tahun, menjadi juara kelas 52 kilogram putri. Di partai final ia mengalahkan wakil Prancis Amandine Buchard, lewat babak perpanjangan waktu.

    "Ini adalah mimpi bagi kami," kata Uta, soal emas yang diraih di hari sama dengan kakaknya. "Ini membuat saya percaya, mimpi bisa jadi kenyataan selama saya berusaha mencapainya."

    Atlet judo Jepang, Uta Abe, meraih emas Olimpiade Tokyo REUTERS/Hannah Mckay

    Hifumi menyatakan hal senada. "Hari ini adalah hari terbaik dalam hidup saya," kata dia. Ia dan Uta terlihat berpelukan seusai upacara penganugerahan medali.

    Hifumi tampil di Olimpiade Tokyo dalam posisi diunggulkan. Ia adalah perah gelar juara dunia pada 2017 dan 2018, meski hanya meraih perunggu pada 2019. Ia juga sudah pernah sembilan emas di ajang Grand Slam Judo, yang pertama diraihnya saat usia 17 tahun.

    Uta Abe juga datang ke Olimpiade dengan prestasi segudang. Ia antara lain merebut gelar juara dunia pada 2018 dan 2019. Ia hingga kini memegang rekor atlet termuda yang menjuarai grand prix judo, di Jerman pada 2016.

    Hifumi menekuni judo sejak usia 6 tahun pada 2003. Ia sudah aktif berkompetisi sejak sekolah dasar. Ayahnya yang merupakan seorang pemadam kebakaran sangat mendukung kegiatannya. Uta juga tertarik dengan olahraga sama setelah melihat kakaknya.

    Hifumi terus membuka jalan dengan menorehkan prestasi demi prestasi. Uta mengikuti di belakangnya, juga dengan memetik prestasi yang tak kalah mengesankan. Kini, kehebatan keduanya terbukti di Olimpiade Tokyo, dengan meraih emas di hari yang sama.

    Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, ikut terkesan dengan torehan Uta Abe dan Hifumi Abe di Olimpiade Tokyo. Ia mencuit, "Saya tersentuh dengan cara mereka menyemangati satu sama lain."

    REUTERS, OLYMPICS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.