Menpora Yakin Target Masuk 40 Besar Olimpiade Tokyo Bisa Terpenuhi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan beraksi saat cabang angkat besi kelas 61 kg dalam ajang Olimpiade 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, 25 Juli 2021. Pool via REUTERS/Chris Graythen

    Atlet angkat besi Indonesia Eko Yuli Irawan beraksi saat cabang angkat besi kelas 61 kg dalam ajang Olimpiade 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, 25 Juli 2021. Pool via REUTERS/Chris Graythen

    TEMPO.CO, JakartaMenteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali optimistis target Indonesia memperbaiki prestasi dengan masuk 40 besar Olimpiade Tokyo bisa terpenuhi. Meski sejauh ini baru meraih satu perak dan satu perunggu, Indonesia masih beberapa cabang olahraga masih bersaing di Olimpiade Tokyo.

    "Insyaallah bisa terpenuhi target yaitu peringkat Olimpiade Tokyo lebih baik dari Olimpiade sebelumnya. Tim Indonesia masih ada yang bertanding,” kata Menpora Amali, seperti dikutip dalam laman resmi Kemenpora, Selasa.

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali. Tempo/Irsyan Hasyim
    Sejauh ini, Indonesia sudah meraih dua medali dari cabang olahraga angkat besi. Masing-masing melalui lifter Windy Cantika Aisah dengan perunggu di nomor 49kg putri dan dan Eko Yuli Irawan yang meraih perak di nomor 61kg putra.

    Secara keseluruhan, Indonesia mengirim 28 atlet untuk mengikuti delapan cabang olahraga di Olimpiade Tokyo yakni, angkat besi, renang, selancar, dayung, panahan, menembak, bulu tangkis, dan atletik.

    Hingga berita ini diturunkan atau tepatnya per Selasa, pukul 17.00 WIB, Indonesia berada di urutan 34. Posisi pertama ditempati Amerika Serikat (AS) dengan 9 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Di urutan kedua ada Cina dengan 9 emas, 5 perak, dan 7 perunggu.

    "Kita masih memantau perkembangan Olimpiade Tokyo, karena memang tim Indonesia kan masih ada yang bertanding. Paling tidak dengan dua medali yang sudah diraih, itu berarti memperkuat apa yang sudah kita perhitungkan, yaitu memperbaiki peringkat,” ujar Amali.

    Menurut Amali, target yang diusung ini dinilai sangat realistis. Sebab, Kemenpora bersama akademisi, praktisi olahraga, serta stakeholder terkait telah melakukan hitung-hitungan peluang terhadap peluang Indonesia di Olimpiade Tokyo.

    Kemudian, ditambah lahirnya grand design olahraga nasional makin meyakinkan bahwa target tersebut bisa dicapai.

    “Sekarang ini lahir grand design olahraga nasional. Jadi kita tempatkan Olimpiade ini sebagai sasaran utama. Asian Games dan SEA Games menjadi sasaran antara. Oleh karena itu, atlet yang masuk Olimpiade ini mereka yang sudah teruji dari kualfikasi sebelumnya,” kata Amali.

    Menpora juga menerangkan, setiap Olimpiade mendatang akan direncanakan untuk menaikkan target tim Indonesia dalam perbaikan peringkat. "Jadi kita ingin mendesain prestasi, tidak boleh lagi prestasi itu asal nemu. Semua harus dipersiapkan," katanya.

    Baca Juga: Belum Bertanding, Rahmat Erwin Adullah Sudah Banjir Hadiah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.