Angkat Besi Olimpiade Tokyo: Rahmat Erwin Abdullah Pimpin Kualifikasi Grup B

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Atlet angkat besi Rahmat Erwin Abdullah menyelesaikan pertandingan pada nomor 73 kg cabang olahraga angkat besi Olimpiade Tokyo 2020. Pertandingan berlangsung di Tokyo International Forum Hall, Rabu siang, 28 Juli 2021.

    Dari starting list yang dikeluarkan, Rahmat masuk dalam Grup B dengan total angkatan 320 kg. Pemuda kelahiran 13 Oktober 2000 ini bersaing dengan Jorge Adan Cardenas dari Meksiko dan Mohammed S Halhumayo (Arab Saudi) yang memiliki total angkatan yang sama dengannya. Kemudian ada pula lifter Maroko Abderrahim Moum, Brandon Dean (Australia) yang total angkatannya di bawah Rahmat.

    Pada angkatan snatch, Rahmat Erwin Abdullah menjadi yang terbaik dengan angkatan 152 kg. Pesaing terdekatnya yakni Jorge Adan Cardenas yang berhasil mencatat angkatan 145 kg.

    Rahmat Erwin pun melakukan angkatan clean and jerk dengan menyakinkan. Ia berhasil melakukan angkatan 190 kg. Total angkatan yang dilakukan oleh Rahmat Erwin yakni 342 kg. Hal ini menempatnya sebagai lifter terbaik di Grup B. Meski terbilang tipis, Rahmat Erwin Abdullah masih berpeluang mendapatkan medali dari kelas 73 terbuka.

    Penentuan medali di Kelas 73 kg masih menunggu hasil pertandingan grup A yang bakal berlangsung pada Rabu sore pada pukul 18.00 WIB. Grup ini berisi lifter-lifrr tangguh yang akan bersaing dengan ketat. Antara lain unggulannya yaitu, lifter Bulgaria Dimitrov berusia 24 tahun memiliki catatan total angkatan 346 kg (147kg snatch dan 189 kg clean and jerk) ia adalah peringkat 4 Kejuaraan Eropa April lalu, lalu ada lifter Moldova, Robu Marin berusia 21 tahun yang memiliki catatan total angkatan 339 kg.

    Kemudian ada lifter tuan rumah Jepang, Miyamoto berusia 24 tahun dengan total angkatan 335 kg(150 kg, snatch dan 185 kg, clean and jerk ) pada Maret 2021, selain itu ada Briken Calja lifter berusia 31 tahun dari Albania senior dengan angkatan 336 kg (152 kg snatch dan 185 kg clean and jerk) peraih perunggu Kejuaraan Eropa di Moscow, Rusia.

    Peserta lainnya adalah, Cumming Jr dari Amerika Serikat berusia 21 tahun dengan total angkatan terbaik 343 kg (155 kg snatch dan 188 kg clean and jerk) lifter Juara Pan America 2021, lalu ada Julio Ruben berusia 25 tahun asal Venezuela dengan total angkatan 341 kg (156 kg snatch dan 185 kg clean and jerk) peraih perak Pan America 2021. Kemudian ada lifter Spanyol, David berusia 27 tahun peringkat 5 Eropa yang mengantongi total angkatan 332 kg (149 kg snatch dan 183 kg clean and jerk).

    Sedangkan juara dunia asal Cina, Shi Zhiyong berusia 27 tahun memiliki total angkatan terbaik 363 kg ( 169 kg snatch dan 194 kg clean and jerk) diraih pada 20 April 2021 di Kejuaraan Asia di Uzbekistan. Namun best khusus Clean and Jerk, Shi Zhiyong adalah 198 kg, rekor Dunia diciptakan 10 desember 2019 di Tianjin Cina.

    Indonesia memiliki lima atlet angkat besi di Olimpiade Tokyo 2020. Selain Deni dan Rahmat, ada juga Nurul Akmal yang akan turun di kelas 83 kg putri pada Kamis, 29 Juli 2021. Saat ini angkat besi telah menyumbang 1 medali perunggu melalui Windy Cantika Aisah (49 kg putri) dan medali peraik dari Eko Yuli Irawan (61 kg putra).

    Baca juga : Angkat Besi: Baru Tampil Rabu 28 Juli, Rahmat Erwin Abdullah Sudah Banjir Hadiah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.