Olimpiade Tokyo: Pakai Starting Block Beda, Lalu Muhammad Zohri Tertantang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lalu Muhammad Zohri saat menjalani latihan di Olympic Stadium, Rabu, 28 Juli 2021. ANTARA/NOC Indonesia

    Lalu Muhammad Zohri saat menjalani latihan di Olympic Stadium, Rabu, 28 Juli 2021. ANTARA/NOC Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Sprinter putra Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, bertekad meraih hasil maksimal saat tampil di Olimpiade Tokyo. Demi merealisasikan target tersebut, ia memanfaatkan waktu yang tersisa untuk beradaptasi dengan starting block di Olympic Stadium, Tokyo.
     
    Pada sesi latihan Kamis pagi, 29 Juli, Zohri mendapati bahwa starting block di Tokyo berbeda bentuknya dengan yang biasa digunakan saat pelatihan di Indonesia. Meski begitu, Zohri tak menganggap hal itu sebagai kendala
     
    "Saya pernah lomba dengan starting block seperti ini baru satu kali. Ini justru membuat semangat, seperti tantangan," tutur Zohri melalui keterangan tertulis, Kamis, 29 Juli 2021.
     
    Pada Mei lalu, Zohri sempat menjajal Olympic Stadium saat turun di test event Olimpiade Tokyo. Namun, ia hanya bisa menempati posisi tujuh dengan catatan  waktu 10,45 detik di final. Torehan tersebut lebih lambat dibanding saat dirinya turun di babak pertama dengan 10,34 detik.
     
    Kali ini, Zohri menargetkan diri untuk bisa menjadi sprinter pertama Indonesia yang berlari di bawah 10 detik. Sebagai informasi, catatan waktu terbaik Zohri sdalah 10,03 detik yang diciptakan di seri Golden Grand Prix Osaka 2019. Prestasi itu sekaligus meloloskan dirinya ke Olimpiade musim panas edisi ke-32 ini.
     
    “Kondisi saya saat ini sehat dan bugar. Kondisi lutut juga tidak ada masalah,” ujar Zohri yang sempat naik meja operasi lantaran cedera lutut pada November 2020.
     
    Pada April 2021, Zohri kembali mulai menjajal trek atletik dengan melakoni latihan ringan. Tapi, melihat kondisi yang bagus dari atlet kelahiran Lombok, 1 Juli 2000 itu, bukan mustahil bisa tembus semifinal.
     
    Lalu Muhammad Zohri akan tampil di nomor lari 100 meter putra pada 31 Juli. Sedangkan pelari putri, Alvin Tehupeiory dijadwalkan tampil pada nomor 100 m putri pada 30 Juli.
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.