Para Atlet Olimpiade yang Menjual Medalinya, Beberapa Alasannya Bikin Haru

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi medali emas Olimpiade Tokyo. Reuters

    Ilustrasi medali emas Olimpiade Tokyo. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan atlet yang saat ini bertanding di Olimpiade Tokyo 2020 berjuang untuk membawa pulang medali. Meski amat berharga, namun beberapa atlet olimpiade di masa lalu tidak ragu untuk menjual medali yang susah payah diraihnya dengan alasan masing-masing.

    Dikutip dari CNN, baru-baru ini sebuah medali dari Olimpiade Athena 1896 dijual di rumah lelang US$ 180 ribu atau Rp 2,5 miliar.

    Atlet penembak Kuba, Leuris Pupo, pernah menjual medali emas yang diraihnya pada Olimpiade London 2012 dengan harga US$ 73.200 atau Rp 1,049 miliar. Rekan senegaranya, Iván Pedroso, menjual medali emas cabang lompat jauh yang ia raih pada Olimpiade Sydney 2000 US$ 71.335 atau Rp 1,023 miliar

    Selain ketiga atlet tersebut, ada beberapa atlet yang juga menjual mendalinya, dikutip dari mentalfloss.com, atlet ini yaitu:

    1. Mark Wells, Amerika Serikat - Hockey 1980

    Mark menjual medalinya untuk membantu membayar perawatan medis penyakit genetik langka yang merusak sumsum tulang belakangnya. Mark menjual medali itu kepada seorang kolektor pribadi melalui rumah lelang seharga US$ 310.700 pada tahun 2010.

    1. Mark Pavelich, Amerika Serikat - Hockey 1980

    Medali emas milik Mark Pavelich terjual dengan harga US$ 262.900 di sebuah pelelangan pada 2014. Pavelich melakukannya untuk putrinya, dengan mengatakan, “Saya ingin dia maju selangkah dalam hidup. Itu mungkin alasan terbesarnya.”

    1. Wladimir Klitschko, Ukraina - Boxing 1996

    Klitschko melelang medali emasnya pada tahun 2012, dengan menghasilkan US$ 1 juta. Uang yang didapatkannya digunakan untuk Klitschko Brothers Foundation, yang membantu mendanai kamp dan fasilitas olahraga anak-anak.

    1. Anthony Ervin, Amerika Serikat - Swimming 2000

    Anthony Ervin memenangkan medali emas dalam gaya bebas 50 meter di Sydney Games 2000. Anthony meletakkan medali emasnya di eBay pada 2004, menyumbangkan US$ 17,101 yang diperolehnya untuk para korban Tsunami Samudra Hindia.

    1. Piotr Malachowski, Polandia - Track & Field 2016

    Pada tahun 2016, pelempar cakram Polandia Piotr Malachowski mengumumkan di Facebook bahwa ia menjual medali peraknya dari Olimpiade Musim Panas Rio untuk mengumpulkan uang bagi seorang anak bernama Olek, yang sedang berjuang melawan kanker mata yang langka.

    Malachowski bertujuan untuk mengumpulkan sekitar US$ 84 ribu. Dua miliarder Polandia akhirnya membeli medali olimpiade itu, dan menutupi biaya operasi Olek.

    WINDA OKTAVIA

    Baca juga:

    Ini Alasan Mengapa Atlet Olimpiade Selalu Menggigit Medali Saat Berpose


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.