Jika Greysia Polii Pensiun, 4 Pemain Ini Bisa Jadi Pasangan Apriyani Rahayu

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda Putri Indonesia, Apriyani Rahayu dan Greysia Polii berpose setelah raih medali emas di Olimpiade Tokyo di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, 2 Agustus 2021. Pasangan Greysia / Apriyani akan mendapatkan bonus dari Pemerintah sebesar Rp 5 miliar setelah meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020. REUTERS/Leonhard Foeger

    Ganda Putri Indonesia, Apriyani Rahayu dan Greysia Polii berpose setelah raih medali emas di Olimpiade Tokyo di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, 2 Agustus 2021. Pasangan Greysia / Apriyani akan mendapatkan bonus dari Pemerintah sebesar Rp 5 miliar setelah meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020. REUTERS/Leonhard Foeger

    TEMPO.CO, Jakarta Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (Greysia/Apriyani) berhasil merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Keberhasilan ini menjadi sejarah keberhasilan nomor ganda putri Indonesia untuk merebut medali emas di ajang olahraga multicabang terbesar di dunia tersebut.

    Greysia / Apriyani menorehkan sejarah itu dengan mengalahkan ganda putri Cina, Chen Qing Chen / Jia Yi Fan dengan skor 21-19, 21-15 dalam pertandingan Senin, 2 Agustus 2021. Namun, usai kesuksesan tersebut, pekerjaan rumah telah menanti PBSI dan tim kepelatihan. Musababnya, Greysia Polii, yang pada 11 Agustus mendatang bakal berusia 34 tahun, kemungkinan akan memasuki masa pensiun.

    Pelatih Chafidz Yusuf mengatakan pasangan Greysia / Apriyani masih akan diandalkan pada ajang Piala Uber dan Piala Sudirman yang digelar tahun ini. Menurut dia, pasangan ganda putri peringkat enam dunia ini pun pasti masih mempersiapkan diri buat dua turnamen beregu tersebut. "Untuk selanjutnya kami harus melakukan pembicaraan baru lagi," kata Chafidz kepada Tempo, Selasa, 3 Agustus 2021.

    Tim kepelatihan di sektor ganda putri, menurut Chafidz, telah menyiapkan tiga nama calon pendamping Apriyani apabila Greysia pensiun dari bulu tangkis. "Sekarang lagi digodok. Kalau disebutkan sekarang, masih terlalu awal," kata dia.

    Di pelatnas bulu tangkis PBSI, sektor ganda putri memiliki 14 nama yang berstatus utama. Selain Greysia dan Apriyani (PB Jaya Raya), ada juga nama Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Febriana Dwipuji Kusuma, dan Febby Valencia Dwijayanti Gani (PB Djarum); Amallia Cahaya Pratiwi, Yulfira Barkah (Mutiara); Nita Violina Marwah, Putri Syaikah Ulima Hidayat, Melanni Mamahit, Putri Larasati, dan Jesita Putri Miantoro (PB Exist); serta Tryola Nadia (PB Jaya Raya).

    Meski enggan menyebutkan secara gamblang, Chafidz mengaku ada beberapa pemain muda yang cukup mencolok untuk berpasangan dengan Apriyani. Mereka adalah Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, dan Febby Valencia Dwijayanti Gani (Djarum). "Fadia juga yang mencolok," kata dia.

    Bagi Chafidz, calon pasangan bagi Apriyani harus memiliki teknik yang baik, atau minimal harus punya kekuatan pukulan dan kemampuan bertahan yang baik. Setelah Greysia pensiun, kata dia, Apriyani bakal berganti posisi menjadi pemain yang membimbing juniornya, terutama dalam memperkuat mental bertanding. "Berjalannya waktu, Apri ini bisa lebih matang dan lebih banyak pengalaman lagi," ucap dia.

    Baca juga : Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo, Beda Greysia Polii Dulu dan Sekarang

    Berikutnya empat nama calon potensial penerus Greysia Polii...

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.