Jadwal Tinju Dunia: Ini Strategi Errol Spence Mengalahkan Manny Pacquiao

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manny Pacquiao dan Errol Spence Jr. Credit. Boxing Scene.

    Manny Pacquiao dan Errol Spence Jr. Credit. Boxing Scene.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang pertarungan terbesar dalam kariernya melawan Manny Pacquiao, Errol Spence mengungkap strateginya mengalahkan petinju asal Filipina itu. Strategi terpenting, kata dia, adalah memastikan bahwa dirinya fokus 100 persen sejak ronde pertama dimulai.

    Jadwal tinju dunia antara Manny Pacquiao vs Errol Spence berlangsung di T-Mobile Arena di Las Vegas pada 21 Agustus 2021. Punya keunggulan dalam postur tubuh dan usia yang lebih muda 11 tahun, Spence punya misi untuk mengalahkan satu-satunya juara delapan divisi tinju tersebut.

    “Saya perlu memastikan bahwa saya 100 persen fokus dari ronde pertama hingga ke-12, dan mengunci setiap ronde, setiap tiga menit, dan mengatur kecepatan,” kata Spence dikutip dari Boxing Scene.

    Petinju asal Amerika Serikat itu meneruskan, “Tinggi badan saya akan menjadi faktor penting menentukan keberhasilan. Jika saya menggunakan jangkauan dan jarak tinju saya, itu akan membuatnya penting. Saya harus menutup celah untuk apapun yang dia coba lakukan.”

    Spence, juara kelas welter WBC dan IBF dengan rekor kemenangan 27-0 dengan 21 KO harus bersiap mengatisipasi kecepatan tangan dan pukulan Pacquiao. Namun pada usia 42 tahun, Pacquiao (62-7-2, 39 KO) mungkin tidak lagi memiliki kekuatan pukulan yang pernah dimilikinya.

    Sejak mencetak empat kemenangan beruntun atas David Diaz, Oscar De La Hoya, Ricky Hatton dan Miguel Cotto dari 2008 dan 2009, legenda tinju Filipina itu hanya memiliki satu kemenangan KO dalam 16 pertarungan terakhirnya. Itu terjadi ketika duel melawan Lucas Matthysse pada 2018 dengan kemenangan TKO ronde ketujuh.

    Namun, Pacquiao berhasil menjatuhkan Keith Thurman di ronde pertama pertarungan terakhirnya pada 2019. Spence menyadari bahwa Pacquiao masih memiliki kekuatan pukulan yang terpendam. Apalagi, Pacquiao sadar bahwa ia sudah terbiasa kalah tinggi dari setiap lawannya.

    “Saya harus memastikan saya fokus dan tepat sasaran. Anda harus memastikan Anda tidak memiliki kesalahan di sana dan terjebak dalam setiap pukulan-pukulan besar. Saya merasa seperti dia melempar lebih dari satu-dua dan kombinasi yang berbeda dan pergi ke tubuh sekarang. Dia pasti mengubah pilihan pukulannya,” ujar Errol Spence.

    Baca juga : Tinju Dunia: WBO Perintahkan Duel Wajib Terence Crawford vs. Shawn Porter

    Baca juga : Jadwal Tinju vs Errol Spence, Manny Pacquiao Kilas Balik Sejarah Hidupnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.